Scroll untuk membaca artikel
Suhardiman
Kamis, 23 Juni 2022 | 15:29 WIB
Dirreskrimum Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja. [Suara.com/M.Aribowo]

SuaraSumut.id - Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menyelidiki kasus tewasnya seorang siswi SMP di Kabupaten Langkat.

Dirrekrimum Polda Sumut, Kombes Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, saat ini unit 3 Jatanras bergabung dengan Polres Langkat sudah turun ke TKP untuk melakukan penyelidikan.

"Jadi, korban ini sudah lebih kurang 6 hari dinyatakan hilang oleh pihak keluarga. Tetap dilakukan identifikasi terhadap korban. Kita berupaya untuk mengungkap pelaku atau sebab-sebab kematian korban," katanya melansir Digtara.com--jaringan Suara.com, Kamis (23/6/2022).

Tatan mengatakan, pihaknya baru meminta keterangan dari saksi-saksi yang berada di TKP. Pasalnya, lokasi penemuan jasad korban tidak jauh dari pemukiman warga.

Baca Juga: Dokter Ungkap Cara Canggih Tubuh Terhindar dari Ancaman Sel Kanker yang Bermutasi

Sebelumnya, seorang siswi SMP berinisial ASS (14) ditemukan sudah tidak bernyawa. Korban ditemukan meninggal dalam kondisi mengenaskan di semak-semak di komplek sanggar pramuka PT Pertamina Pangkalan Berandan, pada Selasa (21/6/2022).

Korban pertama kali ditemukan oleh penggembala sapi. Saat melintas di lokasi, dia mencium aroma tidak sedap yang begitu menyengat.

Saat dicek, penggembala itu kaget bukan kepalang karena menemukan sesuatu yang mengerikan. Sumber bau ternyata berasal dari mayat manusia.

Korban ditemukan masih menggunakan rok SMP dan sepatu sekolah, tanpa menggunakan baju. Sontak penemuan mayat korban membuat warga sekitar geger.

Pihak kepolisian yang mendapat informasi turun ke lokasi dan mengevakuasi jenazah korban serta melakukan olah TKP.

Baca Juga: Anies Belum Lakukan Pembatasan Sosial Meski Kasus Covid-19 DKI Meningkat

Lurah Tangkahan Lagan Barat Alur Dua Kecamatan Sei Lepan, Aswin Faisal menjelaskan, korban sempat hilang seminggu sebelum akhirnya ditemukan meninggal.

Siswi SMP ini hilang saat berangkat ke sekolah seorang diri, Rabu (15/6/2022) pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Sejak saat itu korban tidak kunjung pulang ke rumah.

Keluarga korban mengabarkan lewat Facebook soal anak hilang dengan mencantumkan foto serta alamat orang tua korban.

"Hingga akhirnya Selasa korban ditemukan meninggal dunia," kata Aswin.

Kejadian dugaan pembunuhan dan pemerkosaan terhadap siswi SMP tersebut begitu meresahkan masyarakat sekitar.

"Semoga pelakunya dapat ditangkap dan ditindak sesuai hukum yang berlaku. Kejadian ini sadis sekali, korban ditemukan meninggal berjarak sekitar 5 km dari rumahnya," kata Aswin.

Load More