SuaraSumut.id - Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kemkominfo, Usman Kansong buka suara atas kekisruhan terkait uji kompetensi jurnalis yang dilakukan pihak lain.
Dirinya menegaskan, tidak pernah memberi izin atau rekomendasi pada lembaga lain untuk melakukan sertifikasi pada jurnalis.
Ia mengaku, hanya Dewan Pers satu-satunya lembaga yang berhak melakukan sertifikasi jurnalis.
"Hanya Dewan Pers satu-satunya lembaga yang berhak melakukan sertifikasi jurnalis, tidak ada lembaga lain lagi," kata Usman Kamsong, melansir Antara, Minggu (26/6/2022).
Usman mengatakan, jika memang Kominfo mengeluarkan surat izin atau rekomendasi pada lembaga lain untuk melakukan sertifikasi, maka dirinya meminta itu dicabut.
Usman Kamsong juga akan melaporkan kasus tersebut pada Menteri Kominfo Johnny G Plate.
"Ada yang bertanya pada saya, mengapa Kominfo justru tidak mendukung Dewan Pers? Saya justru heran kalau ada yang meragukan komitmen saya untuk mendukung Dewan Pers," kata Usman.
Kasus tersebut bermula saat adanya kompetensi dan sertifikasi jurnalis yang dilakukan pihak lain. Usman mengaku telah mendapat flyer (semacam brosur) uji kompetensi tersebut.
Dirinya lalu menanyakan ke beberapa pihak keabsahan uji kompetensi itu dan banyak yang menyarankan agar tak menanggapi kegiatan lembaga itu.
Baca Juga: Ruben Onsu Dilarikan ke Rumah Sakit, Sarwendah Tulis Pesan Bijak soal Kehidupan
Plt Kepala Puslitbang Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, Kemenkominfo, Said Mirza Pahlevi menyatakan lembaganya memang pernah memberikan rekomendasi pada salah satu lembaga sertifikasi untuk mengadakan pelatihan. Namun demikian, rekomendasi itu bukan untuk uji sertifikasi jurnalis.
Berita Terkait
-
Temuan PBB Jurnalis Shireen Abu Akleh Tewas Ditembak Israel, Ini Kronologinya
-
Bantu anak-anak di Ukraina, Jurnalis Rusia Lelang Hadiah Nobel
-
Jurnalis Asing Soroti Sikap Tertawa Jokowi saat Menanggapi Guyonan Megawati soal Tukang Bakso dan Papua
-
Profil Lengkap Yair Lapid, Sosok Jurnalis Calon PM Israel Berikutnya
-
Dmitry Muratov, Jurnalis Rusia Jual Medali Nobel Demi Bantu Anak-anak Korban Perang di Ukraina
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
BNN Sumut Bongkar Sebuah Rumah di Helvetia, Total 8 Kg Sabu Disita
-
Eks Direktur Pelindo Korupsi Pengadaan Kapal Divonis 5 Tahun Penjara
-
Sequis Life Dorong Masyarakat Mengevaluasi Kebutuhan Perlindungan
-
Viral Siswa Seberangi Sungai di Atas Tali, Pemerintah Aceh Desak BNPB Bangun Jembatan
-
2 Anak Medan Ditangkap Kasus Narkoba Lintas Pulau, Modus Kirim Paket Ekspedisi