SuaraSumut.id - Penjabat (Pj) Sekdaprov Sumut Afifi Lubis mengatakan, akan sulit menarik investor ke Sumatera Utara, bila birokrasi masih belum memberikan peluang dan kemudahan dalam proses perizinan.
Afifi mengatakan, masih banyak aparat yang melakukan perlambatan untuk memberi peluang dan kemudahan-kemudahan di sektor fiskal dan non fiskal.
Demikian dikatakan Afifi dalam acara Capacity Building North Sumatera Invest Mapping Project (NSI-MSP) 2022, melansir Medanheadlines.com--jaringan Suara.com, Kamis (30/6/2022).
"Menarik investor sulit, apa iya? Jawabnya sulit. Kalau gayanya masih mempersulit," katanya.
Afifi mengatakan, salah satu faktor yang menjadi kunci untuk menarik investor agar berinvestasi ke Sumut adalah pemberian kemudahan di semua sisi. Untuk itu, Afifi meminta seluruh pihak untuk meninggalkan sistem birokrasi yang mempersulit investasi di Sumut.
"Jangan dipersulit, itu kunci utamanya. Kita harus mempunyai komitmen yang sama. Gaya kampungan itu (birokrasi perizinan yang mempersulit) harus jauh kita tinggalkan," kata Afifi.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumut Ibrahim mengatakan, North Sumatera Invest telah mengumpulkan dan menyeleksi berbagai proposal investasi yang diajukan Pemerintah 33 Kabupaten dan Kota se-Sumut. Selanjutnya proposal tersebut akan dipetakan dan diluncurkan pada Oktober 2022 mendatang.
"Harapannya, mapping project ini bisa menjadi yang pertama di Indonesia dan akan diluncurkan sekitar Oktober. Sehingga para investor bisa tahu ada banyak sekali potensi investasi di Sumatera Utara, " kata Ibrahim.
Ibrahim menyampaikan, perekonomian Sumut masih dalam masa recovery, dengan catatan realisasi investasi pada triwulan pertama Rp 9,52 triliun, atau tumbuh relatif tidak signifikan 44 persen dibanding tahun lalu (yoy).
Baca Juga: 8 Manfaat Kedelai Muda untuk Ibu Menyusui
Artinya realisasi investasi di Provinsi Sumut telah mencapai sekitar 20 persen dari yang ditargetkan Pemerintah Pusat pada tahun 2022, yaitu Rp48,70 triliun.
Berita Terkait
-
Minat Investor Tetap Tumbuh Meski Musim Dingin Kripto
-
Sumut Bakal Sulit Tarik Investor Bila Perizinan Masih Dipersulit
-
Lolos Dari Kebangkrutan, Wamen BUMN Bocorkan Dua Calon Investor Baru Garuda Indonesia
-
Selain Pemerintah, Garuda Indonesia Akan Gaet Modal Usaha dari Investor
-
BEI Resmi Tutup Data Investor Lokal dan Asing
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Oknum Penyidik Polrestabes Medan Dipatsus Gegara Diduga Lecehkan Tersangka Wanita
-
Perawatan Kulit Sebelum Pernikahan: Kapan Harus Mulai agar Glowing di Hari H?
-
Harga Pangan Hari Ini 26 April 2026: Ayam Rp 31.950 per Kg, Bawang Merah Segini
-
Mau Lari dengan Nyaman! 4 Sepatu Running Wanita yang Wajib Dicoba
-
Stok Beras di Bulog Meulaboh Capai 5 Ton