SuaraSumut.id - Tiga orang nelayan asal Tapanuli Tengah (Tapteng) ditangkan jajaran TNI AL di perairan Sibolga, Sumatera Utara, Jumat (1/7/2022). Mereka diamankan karena menggunakan bom untuk mencari ikan.
Para nelayan itu ditangkap saat beroperasi mencari ikan dengan cara mengebom di sekitaran Pulau Poncan.
“Saat ditangkap kapal Patroli Lanal Sibolga mereka tengah beraktivitas,” kata Danlanal Sibolga, Letkol (P) Cahyo Pamungkas, dikutip dari Digtara.com - jaringan Suara.com.
Selain menangkap tiga nelayan, kapal Patroli Lanal Sibolga juga mengamankan alat-alat lain seperti selang, kompresor dan 61 botol bahan peledak.
Cahyo Pamungkas menerangkan, saat kepergok kapal patroli, ketiga nelayan itu mulanya hendak kabur.
Namun, petugas dengan sigap langsung menghalau laju kapal milik nelayan tersebut.
Diketahui, 3 nelayan itu berangkat dari sebuah tangkahan di kawasan Pondok Batu, Tapanuli Tengah.
Danlanal Sibolga meminta agar para nelayan sebaiknya menggunakan cara-cara yang baik dan tidak melanggar hukum dalam menangkap ikan.
“Dengan menggunakan alat tangkap yang baik maka kelestarian biota laut akan tetap terjaga,” ucapnya.
Baca Juga: Pemkab Aceh Timur Ngaku Belum Kantongi Identitas Nelayan yang Ditangkap Thailand
Kini, ketiga nelayan yang ditangkap itu meringkuk di Tahanan Pangkalan TNI Angkatan Laut Sibolga sambil menunggu proses hukum selanjutnya.
Berita Terkait
-
Pelayaran Kebangsaan dan Bahari TNI AL Berikan Berbagai Bantuan di Jawa Timur
-
Dua Tersangka Penyelunfupan Sabu 29 Kg Diamankan TNI AL
-
11 Nelayan Asal Aceh Timur Ditangkap Otoritas Thailand, Ini Penyebabnya
-
Warga Perbatasan Indonesia - Timor Leste Serahkan Senjata Rakitan Laras Panjang ke TNI AL
-
Selundupkan 29 Kg Sabu dan Ekstasi dari Malaysia, Dua Warga Tanjung Balai Ditangkap
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Libur Lebaran Bawa Sukacita di Aceh, Air Terjun 7 Tingkat Jadi 'Primadona' Wisata
-
Aceh Mulai Bangkit, Pelabuhan Ulee Lheue Dipadati Wisatawan Sambut Kemeriahan Idulfitri
-
Perlahan Pulih dari Bencana, Lebaran Dimeriahkan Balap Robin di Subulussalam Aceh
-
Bandara Kualanamu Catat Kenaikan Penumpang 29,4 Persen
-
Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Sabu dan 20 Ribu Butir Ekstasi di Perairan Asahan