SuaraSumut.id - Warga yang menjadi korban banjir rob di Aceh Barat, mulai balik ke rumah. Warga yang menjadi korban banjir rob meliputi Desa Pasir, Ujung Kalak dan Suak Ribee, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat.
Hal tersebut dikatakan oleh Kepala BPBD Aceh Barat, Mukhtaruddin melansir Antara, Selasa (5/7/2022).
"Warga yang sebelumnya mengungsi ke rumah tetangga atau saudaranya, saat ini sudah mulai kembali ke rumah," katanya.
Warga balik ke rumah masing-masing setelah kondisi pasang air laut atau banjir rob yang terjadi sejak Minggu 3 Juli 2022 lalu sudah mulai mereda dan tidak lagi meluap ke daratan.
Meski sesekali ombak menerpa ke daratan, namun kondisi tersebut masih dalam kategori normal.
Namun demikian, pihaknya masih terus melakukan pemantauan ke sejumlah lokasi guna memastikan banjir rob tidak lagi merendam pemukiman warga.
Bupati Aceh Barat H Ramli MS mengatakan, dirinya telah memerintahkan personel BPBD setempat untuk segera membantu masyarakat yang menjadi korban banjir rob di Meulaboh, ibu kota Kabupaten Aceh Barat.
"Saya sudah perintahkan ke BPBD agar mengerahkan alat berat dan personel untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam," katanya.
Warga yang menjadi korban bencana alam harus segera mendapatkan bantuan, dan penanganan yang lebih tepat dan serius.
Baca Juga: Ini Hadits Puasa Tarwiyah Menjelang Idul Adha, Puasa Sunnah di Bulan Dzulhijjah
Dirinya juga memerintahkan Dinas Sosial Aceh Barat agar segera menyalurkan bantuan masa panik kepada masyarakat yang terdampak bencana alam tersebut.
Berita Terkait
-
BMKG Imbau Masyarakat Waspada Banjir Rob di Pesisir Kepri Pada 11-19 Juli
-
BMKG Prediksi Banjir Rob Landa Pesisir Kepulauan Riau 11 hingga 19 Juli 2022
-
Banjir Rob Rendam Puluhan Rumah di Meulaboh, Warga Selamatkan Harta Benda ke Tempat Aman
-
Masyarakat di Pesisir Surabaya Diimbau Waspadai Banjir Rob
-
Kerap Terendam Banjir Rob, Kisah Warga Tambaklorok Semarang Meninggikan Rumah hingga Berhutang ke Bank
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Sekdis Labuhanbatu Ditangkap Kasus Dugaan Penipuan, Modus Proyek Fiktif
-
2 SPPG di Simeulue Aceh Berhenti Beroperasi
-
Hujan di Simalungun Bikin Motor Terseret Arus, Ratusan Rumah Kebanjiran
-
Duel Berdarah di Karo Renggut 2 Korban Jiwa, Polisi Selidiki
-
BNNP Sumut Bongkar Home Industri Pod Getar di Medan, Bisa Pesan Lewat COD