Suhardiman
Kamis, 07 Juli 2022 | 05:35 WIB
Aksi Pemuda Geber-geber Motor dan Acungi Jari Tengah di Jalan. [Instagram]

SuaraSumut.id - Beredar video seorang pemuda menggeber-geber sepeda motor di jalan raya bikin warganet murka. Dalam video yang beredar, pemuda yang mengenakan sepeda motor Honda Supra tampak menggeber-geber gas motor sembari menghalangi laju sebuah mobil truk di tengah jalan.

Aksi ugal-ugalan pria berambut merah itu sempat membuat jalanan macet. Rekaman video  diunggah oleh akun Instagram @andreli_48. Adapun lokasi peristiwa itu terjadi di daerah Jawa Tengah.

"Belum diketahui tujuan anak tersebut, entah bikin konten atau hobby, sebelum membahayakan pengguna jalan lain moga segera di tindak oleh RT/RW atau pihak Desa setempat. Lokasi Sukorejo Kendal Jateng," demikian keterangan video seperti dikutip SumutSuara.id, Rabu (6/7/2022).

Dalam video terlihat pemuda yang mengenakan celana pendek itu sempat berbicara dengan bahasa jawa dan mengacunkan jari tengah ke pria yang merekamnya melalui kamera ponsel. Setelahnya pemuda itu juga sempat terlihat mendorong sepeda motornya di tengah jalan sembari menggeber-geber gas kendaraannya.

"Sebelumnya anak tersebut pernah jalan dan salto², saat ditanya jawabnya (ngetes ilmu)," tulis akun itu.

Video pemuda itu menuai kecaman dan kritikan dari warganet. Beragam komentar juga membanjiri kolom komentar di akun tersebut.

"#stopngelem ," tulis netizen.

"Bacotttt entee," sahut netizen lain.

"Ditunggu klarifikasinya," tulis netizen lainnya.

Baca Juga: PPATK Catat Selama 2014-2022 ACT Terima Dana Asing Senilai Rp64 Miliar

"Gw di situ dah tak siram air seember," kata netizen.

"Yang kayak gini seharusnya halal dimassa," tulisnya.

"Positif thinking, paleng rante ne pedhot."

"pernah nangani anak kayak gitu yang kecelakaan.... Perlu dijahit karena ada Luka sobek dtangannya... Auto bius lokal donk.. Dan dia nangisss nangisss bilang takut suntik ."

"Banyak gaya mending langsung tendang motornya."

"Sopir truknya sabar..... bukannya dilindes aja," tulis warganet.

Load More