SuaraSumut.id - Pangkalan Udara Lanud Soewondo akan dipindah ke lahan PTPN II di Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto mengatakan, ada sekitar 1.170 hektare lahan milik PTPN II yang disiapkan.
Lahan tersebut akan dibagi dalam dua bagian. Tahap pertama seluas 600 hektare untuk pembangunan awal dan 570 hektare sebagai cadangan.
"Lahan di PTPN II Hamparan Perak itu cocok dijadikan pangkalan militer udara Lanud Soewondo," kata Hadi Tjahjanto, melansir Digtara.com --jaringan Suara.com, Jumat (22/7/2022).
Hadi mengatakan, lahan yang dipersiapkan masih berstatus HGU aktif, karena masih terdapat tanaman kepala sawit milik PTPN II.
Untuk proses pembangunan, kata Hadi, belum diketahui. Namun pihaknya bersama BUMN dan PTPN II sedang menyiapkan penghapusan bukuan lahan seluas 1.170 hektare dari PTPN II.
Hadi mengatakan, pemindahan Lanud Soewondo karena dianggap terlalu dekat dengan pemukiman dan banyak gedung-gedung tinggi.
Saat ini pihaknya bersama TNI menyiapkan personel untuk menjaga lahan yang akan dibangun Lanud Soewondo.
"Kawasan operasi penerbangan sudah tidak memenuhi karena banyak gedung-gedung tinggi, kemudian masyarakat juga sudah berdekatan dengan bandara atau Lanud," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Konflik Lahan di Desa Malangsari Lampung Selatan: Pak Menteri Hadi Ditunggu di Malangsari
-
Menteri Hadi Tjahjanto: Saya Tak Segan Copot dan Proses Hukum Pegawai BPN yang Terlibat Mafia Tanah
-
Merasa Jadi Korban Mafia Tanah, Puluhan Anak Yatim di Depok Minta Tolong kepada Menteri Hadi Tjahjanto
-
Sejak Awal Dilantik, Menteri Hadi Tjahjanto Sudah Wanti-Wanti Raja Juli Antoni Soal Mafia Tanah
-
Hadi Tjahjanto Sampaikan Peringatan Tegas: Kalau Ada Laporkan, Saya Berhentikan!
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jangan Anggap Aman! Vape Ternyata Punya Risiko Serius bagi Kesehatan
-
Empat Orang Ditangkap Terkait Dugaan Fasilitasi Jarimah Zina Online di Aceh Barat
-
Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
-
Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades
-
Driver Taksi Online Dirampok Lalu Jasadnya Dibuang ke Asahan, 2 Pelaku Ditangkap dan Ditembak