SuaraSumut.id - Beredar video aksi sejumlah orang diduga debt collector saat melakukan pengadangan dan penganiayaan terhadap seorang pengendara sepeda motor.
Dalam video disebutkan jika komplotan debt collector ini hendak mengambil sepeda motor korban. Berdasar video yang beredar, tampak korban merekam kejadian itu melalui kamera ponselnya.
Dalam video itu terdengar korban dengan para terduga pelaku terlibat cekcok mulut karena tidak terima dengan pengadangan yang dilakukan orang-orang itu. Salah satu terduga pelaku diduga mengancam akan membakar sepeda motor korban jika rekaman video tidak dihapus.
Terdengar dalam video itu, alasan mereka melakukan pengadangan karena korban disebut menggunakan pelat nomor palsu. Berdasar video yang diunggah ulang oleh akun Instagram @majeliskopi08, peristiwa terjadi kawasan Kelapa Gading Jakarta Utara pada Rabu (27/7/202).
"Pengendara motor berusaha mempertahankan motor karena sudah mengalami 2 kali hal yang sama, sambil memvideokan, namun Pria yang diduga debt collector melarang memvideokan dan berusaha merampas hpnya," demikian keterangan di video yang dikutip SumutSuara.id, Kamis (28/7/2022).
Disebutkan aksi itu mulai berakhir setelah sejumlah driver ojek online menengahi keributan di lokasi.
"Beberapa abang ojol dilokasi berusaha menengahi dengan melakukan cek bersama-sama, namun akhirnya orang yang hendak menarik sepeda motor ini meninggalkan lokasi," tulisnya.
Video tersebut dibanjiri beragam komentar dari warganet. Kebanyakan warganet menyayangkan tindakan para debt collector karena dianggap telah melanggar hukum.
Warganet lainnya menganggap jika keberadaan para debt collector itu memang sangat meresahkan, karena kerap berkeliaran di jalan raya.
Baca Juga: Fenomena Citayam Fashion Week, Polisi Minta Warga Depok Jangan Gunakan Zebra Cross, Ini Alasannya
"Ga boleh narik di jalan, tapi yg nunggak pembayaran juga pasti telat lama nih. Dicari ke rumah, ga efektif, mesti kaga ada di rumah," tulis akun @cah***.
"Biasanya..klo dah masuk ke external leasing atau debt collector..itu nunggak nya gk main2..." kata akun @ind***.
"Berharap banget.. ada mata elang nemuin ane.. salah target tp dia dah kasar duluan.... wiiiih kek nya pas buat brubah jadi Hulk Item ," kata akun @edo***.
"Ga boleh berhentiin kendaraan selain aparat,apalagi memeriksa srt kendaraan, yg berhak ya aparat yg berwenang ," kata akun @
mrf***
"skrg kalo ketemi gituan triakin rampok aja dah,,meresahkan," kata akun @had***
"Jalan Boulevard Kelapa Gading setelah MOI sebelah kiri dibawah kolong Tol banyak mata elang," tulis akun @den***.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Video Antrean Mobil di Sekitar Citayam Fashion Week, Warganet: Kasihan yang Pulang Kerja
-
Viral, Pemuda Halang-halangi Ambulans Tanpa Alasan yang Jelas, Sopir: Kau Siapa Penguasa?
-
Viral Nagita Slavina Mau Buat Studio Foto Khusus Untuk Rayyanza Cipung, Warganet Ikut Ketar Ketir
-
Viral Perempuan Nyanyi Lagu Aku Bukan Jodohnya di Nikahan Mantan, Bikin Tamu Undangan Heboh
-
Viral Video Driver Cabul Lecehkan Penumpang di Dalam Mobil
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
UMP Aceh 2026 Rp 3,9 Juta, Naik Rp 246 Ribu
-
6 Rekomendasi Shampo Pelurus Rambut Terbaik, Rambut Lebih Halus dan Mudah Diatur
-
5 Shampo Penumbuh Rambut untuk Mengatasi Rambut Rontok Berlebihan
-
Tenang! Mendagri Bilang Stok Beras di Aceh, Sumut, Sumbar, Aman hingga Enam Bulan ke Depan
-
14.937 Orang Masih Mengungsi Akibat Bencana di Sumut