SuaraSumut.id - Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak menegaskan, tidak ingin melihat lagi adanya pembakaran hutan dan lahan di Sumatera Utara. Jika hal itu masih terjadi, dirinya akan menindak Kapolres dan Kapolsek.
"Saya tidak mau melihat lagi ada pembakaran hutan dan lahan. Jika masih terjadi saya tindak Kapolres dan Kapolseknya," kata Panca kepada wartawan, Sabtu (13/8/2022).
Panca Putra memerintahkan seluruh jajaran untuk mengoptimalkan penggunaan aplikasi Lancang Kuning. Hal itu dilakukan guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Aplikasi Lancang Kuning yang dimiliki Polda Sumut sudah dimodifikasi dengan sangat modern.
"Aplikasi ini bisa memonitor berbagai kegiatan-kegiatan Kepolisian seperti gatur lalin, karhutla dan berbagai operasi kepolisian lainnya," ujara Panca.
Dengan aplikasi ini, kata Panca, bisa dengan cepat dideteksi kemudian dengan cepat memberikan informasi ke polisi yang terdekat dengan titik api sehingga dapat segera ditindak lanjuti.
"Belakangan kerap terjadi karhutla, seperti di wilayah Samosir dan Tapanuli Tengah. Hasil penyidikan terhadap kasus-kasus pembakaran hutan dan lahan ini dijadikan literasi bagi masyarakat," ujar Panca.
Panca juga meminta para bhabinkamtibmas menguatkan sosialisasi kepada masyarakat akan bahaya pembakaran hutan dan lahan. Selain itu, laksanakan patroli secara rutin di wilayah yang sering terjadi kebakaran hutan.
"Libatkan seluruh stakholder dalam mencegah terjadinya pembakaran hutan dan lahan," kata Panca.
Baca Juga: Pesan Bima Sakti Berhasil Membakar Semangat Bertanding Tim Merah Putih
Tag
Berita Terkait
-
Apel Kesiapan Penanggulangan Karhutla, Kapolda Sumut: 11 Tersangka Diproses Hukum!
-
Karhutla Terjadi di Bukit Sinduk Perbatasan RI-Malaysia, Tim Gabungan Langsung Padamkan
-
BMKG Pantau 52 Titik Panas Rawan Karhutla di Sumut, Ini Lokasinya
-
Pemkab PPU Cegah Karhutla Saat Musim Kemarau di Bulan Agustus Ini
-
Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Bukit Sinduk Perbatasan RI-Malaysia
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya
-
150 Ribu Batang Ganja Dimusnahkan di Madina, Ladang Seluas 5 Hektar Ditemukan di Pegunungan
-
SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih
-
Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara
-
Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki