SuaraSumut.id - Komika Ananta Rispo membawakan materi stand up comedy sangat berani di program Somasi Deddy Corbuzier.
Bahkan, dia menyindir kasus pembunuhan Brigadir J yang menjadikan Irjen Ferdy Sambo hingga membandingkannya dengan PKI.
Ananta Rispo menyebut menemukan dua hal mirip antara keduanya. Pertama, soal aksi tembak-menembak yang merenggut nyawa orang.
"Hal yang saya pelajari itu ya Allah, PKI jahat banget. Bunuh-bunuhin jenderal, walaupun sekarang jenderal yang bunuh orang," kata Ananta Rispo, dikutip dari Suara.com, Selasa (30/8/2022).
Melanjutkan cerita, Ananta Rispo yang mengaku keturuan PKI bertanya langsung pada kakeknya, Murat Aidit. Apa betul orang-orang di PKI bersifat keji.
Apalagi, ia yang saat kecil dijejali film G 30 S PKI yang menampilkan aksi keji anggota partai komunis itu menghabisi nyawa para jenderal Indonesia.
Kakek Ananta Rispo kemudian membantahnya. Ia mengatakan tidak benar PKI adalah seorang yang keji.
"Ada narasi PKI bunuh jenderal itu karena....," kata Ananta Rispo yang tak berhenti sejenak.
"Nah karena siapanya saya nggak berani ngomong. Jadi ceritanya sampai di situ aja. Karena depannya S belakangnya O," kata kakak Fico Fachriza ini.
Kembali mengeluarkan punchline, Ananta Rispo memastikan, inisial S dan O yang dimaksud bukanlah Ferdy Sambo, melainkan orang lain yang tak berani disebut namanya.
Di sinilah kemiripan kedua kasus Ferdy Sambo dan PKI yang ditemui Ananta Rispo.
"Bukan Sambo, bukan! Rekayasa dia mah ketahuan, kalau dia mah (inisial S di kasus PKI) ini sampai sekarang nggak ketahuan," kata Rispo yang disambut tawa seisi studio.
Berita Terkait
-
Pakar Hukum Pidana Ungkap 3 Hal Ini Bikin Pengakuan Pelecehan Putri Candrawathi Sia-Sia
-
Sudah Dicecar 80 Pertanyaan, Putri Candrawathi Bersikeras Sebagai Korban Pelecehan Seksual Brigadir J
-
Kejagung Sampaikan Perkembangan Berkas Ferdy Sambo Dan Tiga Tersangka Pembunuhan Brigadir J Siang Ini
-
Adik DN Aidit Bocorkan Orang yang Merekayasa Sejarah PKI kepada Ananta Rispo: Depannya S, Belakangnya O, Sambo?
-
Beda Nasib Brigjen Alberd Sianipar Vs Irjen Ferdy Sambo, Lulusan Terbaik Akpol 1994 dan Teman Seangkatan
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Layanan Pegadaian Hadir di Mandrehe Nias Barat
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini