SuaraSumut.id - Miralem Pjanic resmi hengkang dari Barcelona pada 7 September 2022 setelah kedua belah pihak memutuskan mengakhiri kontrak sang pemain lebih cepat.
Gelandang asal Bosnia tersebut dipastikan bergabung dengan klub asal Uni Emirates Arab (UEA), Sharjah FC.
"FC Barcelona dan Miralem Pjani telah mencapai kesepakatan untuk melepaskan sang pemain dari kontrak yang mengikat sang pemain dengan klub hingga akhir musim 2023/24," tulis laman resmi Barcelona pada Kamis (08/9).
"Klub secara terbuka mengucapkan terima kasih kepada pemain atas profesionalisme, dedikasi dan komitmennya serta untuk selalu menyesuaikan kontraknya dengan situasi dan kebutuhan klub. Ini berharap dia setiap kesuksesan dan keberuntungan di masa depan."
Miralem Pjanic bergabung ke FC Barcelona pada musim panas 2020 dari Juventus. Pada musim pertamanya, pemain berusia 33 tahun itu tampil sebanyak 30 kali di semua kompetisi, termasuk di Copa del Rey yang dimenangi tim.
Pemain 32 tahun itu bergabung dengan Sharjah dengan kesepakatan bebas transfer. Dikabarkan dia akan membela klub itu hingga 2024 mendatang.
"Kami menyambut baik pemain internasional Bosnia, Miralem Pjanic (32 tahun) ke tim kami dari Barcelona dalam kesepakatan bebas transfer dengan kontrak dua tahun dengan opsi perpanjangan," tulis akun Twitter resmi Sharjah FC.
Selain itu, Pjanic pun tak masuk ke dalam rencana besar Xavi Hernandez. Pelatih Barcelona lebih memainkan pemain lain ketimbang Pjanic di lini tengah Barcelona. (Antara)
Baca Juga: Mantul ! Ini Fungsi Dynamic Island di iPhone 14 Pro dan iPhone Pro Max yang Baru Dirilis
Tag
Berita Terkait
-
Persib Datangi Kandang Arema, Bobotoh Kirim Utusan Temui Aremania, Jawabannya Ternyata
-
Ma'ruf Amin Soal BBM: Bukan Naik, tetapi Penyesuaian!
-
LPKR: Pemulihan Aktivitas Masyarakat Dorong Pertumbuhan Bisnis Mal dan Hotel
-
5 Tanda Lelaki Benar-benar Tulus Mencintaimu
-
Raissa Anggiani Lagi Lagi | Lirik Lagu
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sinergi Kawal Kedaulatan Hukum, Imigrasi Sumut Ambil Bagian dalam Diskusi RUU HPI di USU
-
Duel Berdarah di Belawan: Pekerja Kontainer Lawan Begal Bermartil Demi Ponsel Kerja
-
Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 25 Juni 2026 di Medan
-
Kecelakaan Mobil vs Truk di Taput Bikin Pengiriman 112 Kg Ganja dari Madina ke Medan Terungkap
-
DPM Salurkan Bantuan Tas Sekolah bagi 132 Siswa Berprestasi