SuaraSumut.id - Suasana hening terlihat dari sebuah rumah berpagar hitam berkarat yang berada di salah satu rumah yang berada di pinggir jalan di Medan, Jumat (9/9/2022) sore.
Rumah itu menjadi saksi bisu, kekejian seorang ayah yang tega memperkosa putri kandungnya berinisial N, yang kini berusia 10 tahun.
Sang ibu berinisial I yang tidak terima dengan perbuatan keji itu, lalu membuat laporan dan menjebloskan suaminya ke jeruji besi.
Malangnya, derita yang dialami keluarga korban terus berlanjut. Ibu korban mengaku jika anaknya juga menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan oleh kepala sekolah (Kepsek) dan tukang sapu di tempat putrinya bersekolah.
"Itu rumahnya, dekat pohon mangga," kata salah seorang tetangga korban, Ahmad Sofyan kepada SuaraSumut.id.
Ia menjelaskan beberapa waktu silam, memang sempat terdengar kejadian menghebohkan mengenai ayah korban yang ditangkap polisi karena melakukan pelecehan seksual terhadap anaknya sendiri.
"Semenjak kejadian itu, rumahnya menjadi sepi, sampai sekarang," kata Ahmad.
Hal senada juga dikatakan oleh Muhammad Husni salah seorang kepala lingkungan (Kepling) setempat ketika ditemui SuaraSumut.id di kantor lurah.
"Bener (keluarga korban) warga kita secara kependudukan," ungkapnya.
Baca Juga: Polisi Tangkap Pelaku Pelecehan Seksual Siswi SMA Dalam Angkot di Medan
Ia mengaku terkejut begitu mendengar kalau korban diduga menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan oleh Kepsek dan tukang sapu.
"Sebelumnya gak tahu, kaget juga ini. Ngadu ke Hotman Paris Hutapea pula itu, bukan gak gila," ujar Husni.
Dia pun mengaku heran bagaimana bisa seorang Kepsek dan tukang sapu melakukan dugaan kekerasan seksual terhadap korban.
Lebih lanjut, Husni mengatakan kasus ruda paksa ini bukan yang pertama kali terjadi. Sebelumnya, sekitar tahun 2020 silam, ayah korban ditangkap karena mencabuli putrinya.
"Ibu korban itu PNS di pemerintahan, suaminya yang ditangkap karena pelecehan seksual ke anak mereka," katanya.
Husni menjelaskan, keseharian keluarga korban dikenal baik oleh warga sekitar.
Berita Terkait
-
Cara Polisi Hadapi Demo Tolak Kenaikan BBM di Medan, Kendaraan Taktis Dikerahkan
-
Jadwal Film Bioskop dan Harga Tiket Medan 6 September, Cek di Sini
-
Emak-emak Dibuat Pusing, Harga Kebutuhan Pokok di Sumut Naik
-
Potret Mitra Coriena, Wasit Wanita Berhijab yang Jadi Sorotan di Bonas Cup 2022
-
Outlet Ayam Goreng Cepat Saji di Medan Ludes Diamuk Api, 2 Korban Luka Bakar
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Viral Anak Bacok Ayah di Deli Serdang, Polisi Amankan Pelaku
-
Paman dan Keponakan Kompak Bawa 35 Kg Sabu di Tanjung Balai
-
Rindu Terbayar Setelah 10 Tahun, BRI Pertemukan PMI Yuni dengan Ibunya di Taiwan
-
BRI Hadirkan BRImo Taiwan, Solusi Finansial Digital bagi Masyarakat Indonesia di Taiwan
-
Perkuat Pencegahan TPPO, Kanwil Imigrasi Sumut Gandeng BP3MI hingga Polda Dorong Sinergi PIMPASA