- Polisi menangkap tiga pria berinisial A, ER, dan MR di Kabupaten Asahan pada Rabu, 19 Agustus 2026 malam.
- Petugas menyita barang bukti berupa 35 kilogram sabu yang dikemas dalam dua bungkusan plastik hitam besar beserta kendaraan.
- Ketiga tersangka ditangkap saat menunggu transaksi untuk menyerahkan narkoba tersebut kepada seseorang di sebuah rumah makan.
SuaraSumut.id - Paman dan keponakan asal Tanjung Balai, Sumatera Utara (Sumut), kompak membawa narkoba jenis sabu seberat 35 kg menuju Aceh.
Petaka bagi keduanya, saat hendak transaksi, petugas kepolisian melakukan penangkapan bersama satu pelaku lainnya.
Adapun ketiga pria yang diamankan yakni Asman (43) seorang nelayan dan keponakannya Edo Rizki (22), serta Muhammad Riski Naibaho (27) warga Labuhanbatu Utara.
Penangkapan berlangsung di kawasan Rumah Makan Gunung Sari Baru, Hessa Perlompongan, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan, Rabu (19/8/2026) malam kemarin.
Dari tangan ketiganya, polisi menyita 35 kilogram sabu yang dikemas dalam dua bungkusan plastik hitam berukuran besar. Selain narkoba, petugas turut mengamankan satu unit Toyota Raize hitam bernomor polisi BK 1927 ADR dan sepeda motor Honda ADV dengan nomor polisi BK 3188 VCI.
Dirnarkoba Polda Sumut Kombes Andy Arisandi mengatakan ketiga tersangka memiliki peran berbeda dalam menjalankan aksinya.
"Asman berperan memantau situasi, Edo Rizki dan Rizki Naibaho membawa mobil bersama sabu-sabu," katanya, Senin (24/8/2026).
Menurut Andy, puluhan kilogram sabu tersebut sebelumnya dibawa dari Tanjung Balai. Para pelaku kemudian menuju wilayah Asahan untuk menyerahkan barang haram tersebut kepada seseorang yang telah menunggu.
Namun, sebelum transaksi berlangsung, para tersangka memilih singgah di sebuah rumah makan. Mereka disebut menunggu pihak yang akan menerima narkoba tersebut.
Baca Juga: Perkuat Pencegahan TPPO, Kanwil Imigrasi Sumut Gandeng BP3MI hingga Polda Dorong Sinergi PIMPASA
"Barang bukti narkoba dibawa dari Tanjung Balai untuk diantar ke salah seorang di Asahan. Para tersangka singgah di rumah makan sambil menunggu pemesan. Namun keburu ditangkap," jelasnya.
Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat mengenai adanya dua pria yang mengendarai Toyota Raize hitam dengan nomor polisi BK 1927 ADR. Mobil tersebut diduga membawa narkotika dari Tanjung Balai menuju titik temu di kawasan Hessa Perlompongan.
Polisi kemudian bergerak melakukan pemantauan di sekitar rumah makan yang menjadi lokasi pertemuan.
Sekitar pukul 22.27 WIB, mobil yang dicurigai datang dan hendak parkir. Petugas langsung melakukan penyergapan dan mengamankan Edo Rizki Manurung serta M Rizki Naibaho yang berada di dalam kendaraan.
Tidak lama berselang, seorang pria datang menggunakan sepeda motor. Gerak-geriknya dianggap mencurigakan sehingga petugas turut melakukan pemeriksaan dan menangkapnya.
Pria tersebut diketahui bernama Asman. Dari hasil pemeriksaan, polisi menduga Asman memiliki peran sebagai pengendali dalam pengiriman narkoba tersebut.
Berita Terkait
-
1.000 Peserta Ramaikan Fun Run Merah Putih, Kampanyekan Hidup Sehat Tanpa Narkoba
-
Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China
-
Kampung Bahari Digerebek Berulang, Mengapa Jaringan Narkoba Tak Kunjung Hilang?
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
Pramono Dukung Penuh BNN Sikat Bandar Narkoba di Kampung Bahari: Kami Support Sepenuhnya
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Rindu Terbayar Setelah 10 Tahun, BRI Pertemukan PMI Yuni dengan Ibunya di Taiwan
-
BRI Hadirkan BRImo Taiwan, Solusi Finansial Digital bagi Masyarakat Indonesia di Taiwan
-
Perkuat Pencegahan TPPO, Kanwil Imigrasi Sumut Gandeng BP3MI hingga Polda Dorong Sinergi PIMPASA
-
Film Baby Udon Bikin Warga Medan Haru, Densu Beri Pesan Menyentuh soal Ujian Hidup
-
Panik Digerebek Narkoba, Sejumlah Orang di Medan Nekat Lompat ke Sungai