Scroll untuk membaca artikel
Riki Chandra
Sabtu, 24 September 2022 | 12:15 WIB
Ilustrasi mayat, jenazah. [Envato]

Menurutnya beberapa pelanggan telah menanam pohon atau bunga, sementara yang lain menyebarkannya ke laut.

Ada yang mendukung ada juga yang menantang kebijakan baru tersebut. Salah satunya adalah Gereja Katolik di California yang paling vokal melakukan penetangan.

Menurut mereka mengubah jenazah manusia jadi kompos adalah proses yang hanya bisa dikembangkan untuk ternak bukan manusia.

“NOR pada dasarnya menggunakan proses yang sama dengan sistem pengomposan berkebun di rumah. Menggunakan metode yang sama untuk transformasi sisa-sisa manusia dapat menciptakan jarak spiritual, emosional dan psikologis yang tidak menguntungkan buat almarhum dan keluarganya,” ujar Direktur Eksekutif Konferensi Katolik California, Kathleen Domingo.

Baca Juga: Jenazah Manusia Akan Jadi Bahan Pupuk Tahun 2027

Load More