SuaraSumut.id - Berakhir sudah pelarian perampok yang membunuh seorang pria bernama Henri alias Go Ahen (28) di bengkel mobil di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).
Setelah dua tahun bersembunyi di tengah pedalaman kebun sawit di kawasan Padanglawas, polisi akhirnya menangkap pelaku bernama Arman Pohan (33). Dirinya pun dihadiahi sebutir timah panas polisi.
"Iya, pelaku sudah kita amankan saat berada di kampung halamannya di daerah Sosa, Padang Lawas," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa kepada SuaraSumut.id, Jumat (30/9/2022).
Fathir mengatakan, pelaku ditangkap setelah merampok dan menghabisi nyawa korban di dalam bengkel mobilnya. Peristiwa terjadi dua tahun silam. Korban ditemukan tewas membusuk di dalam bengkel. Mobilnya juga raib dibawa kabur pelaku.
Saat itu polisi yang mendapat laporan turun ke lokasi dan melakukan penyelidikan. Satu pelaku berinisial AAH (20) yang berperan membantu membunuh telah ditangkap. Sedangkan pelaku utama Arman melarikan diri.
"Pada saat penangkapan, petugas cukup mengalami beberapa kendala karena pelaku bersembunyi di kebun sawit, sehingga kendaraan petugas tidak bisa masuk dan sinyal handphone sangat sulit untuk digunakan," ungkapnya.
Dalam proses penangkapan, kata Fathir, pelaku sempat melakukan perlawanan terhadap petugas. Tanpa ragu petugas polisi menembak kaki pelaku. Usai ditembak, polisi membawa pelaku ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk mengeluarkan peluru yang bersarang di kakinya.
Dari pemeriksaan terungkap jika korban dan pelaku saling mengenal. Motif pelaku tega merampok dan membunuh korban dikarenakan faktor sakit hati.
"Pelaku mengaku sakit hati karena korban tidak memberikan komisi dari hasil penjualan mobil yang telah disepakati dari awal," katanya.
Diketahui, korban yang merupakan warga Kecamatan Batangkuis, Deli Serdang, ditemukan tak bernyawa pada Jumat (15/5/2020).
Baca Juga: Bantu Pelaku Usaha, BPJH BukaKonsultasi Halal di Pameran UMKM Sumbar Malagak
Korban ditemukan meninggal di belakang sebuah bengkel. Saat ditemukan jenazah korban dalam posisi miring di belakang rumah tepatnya di bengkel cat mobil dan sudah mulai membusuk. Setelah dilakukan pengecekan ditemukan tanda-tanda kekerasan di bagian tubuh korban.
Korban ditemukan dalam keadaan leher terikat mulut dan kaki terikat dan beberapa luka robek di kepala belakang. Luka robek pada dahi kanan, luka sobek pada pelipis kiri, luka memar pada kaki sebelah kanan, dan luka memar pada punggung belakang.
Kontributor : M. Aribowo
Tag
Berita Terkait
-
Buron 6 Bulan, Perampok Sadis Banyuwangi Dibekuk di Rumahnya
-
Kemarin Perampok Sadis Cekik Korbannya di Banyuwangi sampai Ribut Tabloid Anies di Malang
-
Satu Perampok Toko Emas di ITC BSD Serpong Pecatan TNI, Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan dengan Kelompok Teroris
-
Empat Perampok Toko Emas di ITC BSD Serpong Tertangkap, Polisi: Dua Senpi Pabrikan Disita
-
Buron Hampir 6 Bulan, Perampok Sadis yang Cekik Korban di Banyuwangi Ditangkap di Rumahnya
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Angkasa Pura Aviasi Pastikan Kesiapan Operasional Penerbangan Haji 2026
-
Liburan Luar Negeri Bikin Untung dengan Promo Eksklusif dari BRI World Access
-
Begal yang Lukai Pedagang Mi Pecal Siang Hari di Medan Ditembak
-
Eks Wakapolda Metro Jaya Meninggal Kecelakaan di Medan
-
JK Ungkit Jasa Jadikan Jokowi Presiden, Gibran Pilih Hormat, Bukan Balas