SuaraSumut.id - Sekitar 83 orang tewas akibat badai Ian yang menerjang menerjang wilayah Florida, Amerika Serikat. Melansir Antara, Senin (3/10/2022), jumlah itu dikhawatirkan terus meningkat. Di North Carolina tercatat empat kematian terkait badai Ian.
Hingga kini upaya penyelamatan masih berlangsung setelah badai Kategori 4 yang menghancurkan itu mendarat pada Rabu.
Siklon tropis itu menyebabkan banjir dan menghancurkan wilayah barat daya Florida. Sebagian besar berdampak di Kota Florida, Pantai Fort Myers dan Kota Cape Coral.
Presiden Joe Biden pada Kamis mengatakan, badai Ian "bisa menjadi yang paling mematikan" dalam sepanjang sejarah Negara Bagian Florida.
"Ini bisa menjadi badai paling mematikan dalam sejarah Florida. Jumlahnya masih belum diketahui pasti, namun kami mendengar laporan awal tentang kemungkinan nyawa hilang yang substansial," kata Biden di markas besar Badan Penanggulangan Bencana Federal (FEMA).
Presiden Biden beserta Ibu Negara Jill Biden akan bertolak ke Florida pekan ini.
Berita Terkait
-
Usai Badai PHK, Shopee Terancam Diboikot di Filipina
-
Sedang Laporkan Badai, Penutup Mikrofon Reporter Bikin Salfok Penonton, Warganet: Ide Bagus
-
Kuba Dihantam Badai Tropis Ian, Kedubes RI Pastikan 36 WNI-nya Tak Jadi Korban
-
Badai Tropis Ian Terjang Kuba, Begini Kondisi WNI di Sana
-
Diterjang Badai Ian, Kuba Porak-poranda
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun