SuaraSumut.id - Heboh seorang perempuan yang mengaku sebagai penjual dawet di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur membuat kesaksian mengenai tragedi horor yang menelan ratusan korban jiwa.
Rekaman suara itu beredar luas di jejaring media sosial. Perempuan itu mengaku berjualan di pintu 3 stadion saat peristiwa tragis itu berlangsung.
Dirinya memberikan sejumlah kesaksian, bahwa gas air tak menjadi masalah. Namun, perempuan itu mengklaim bahwa saat itu ada keributan antarsuporter. Perempuan tersebut juga mengklaim banyak suporter yang mabuk karena berbau alkohol.
Penjelasan
Melansir Suara.com Rabu (5/10/2022), berdasarkan penelusuran kesaksian perempuan itu ternyata salah atau tidak benar.
Faktanya para suporter terutama Aremania menyatakan tak ada seorang ibu-ibu penjual dawet di lokasi kejadian. Para Aremania datang dan menyisir area stadion Kanjuruhan, namun tak dapat menemukan ibu-ibu penjual dawet tersebut.
David Rizal, jurnalis Liputan 6 pun turut mencoba mencari keberadaan si ibu penjual dawet di sekitar stadion.
Seorang pedagang di stadion yang diwawancarai David menyatakan bahwa ibu penjual dawet tersebut tidak ada sama sekali dan disebut hoaks.
Pedagang itu pun langsung menunjukkan lokasi pintu 3 stadion Kanjuruhan dan tak ada kerusuhan yang terjadi karena pintu besi masih utuh.
Baca Juga: Lesti Kejora Diminta Dengar Ceramah Mamah Dedeh Soal Hak Istri, Bagaimana Sih Menurut Islam?
"Tidak ada penjual dawet, nggak ada nggak ada. Hoaks," tutur si pedagang.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut maka kabar soal perempuan penjual dawet di stadion Kanjuruhan adalah keliru. Informasi yang telah tersebar tersebut masuk ke dalam hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Tag
Berita Terkait
-
Media Asing Liputan Langsung ke Stadion Kanjuruhan Usai Tragedi Menelan 125 Korban Jiwa Meninggal Dunia
-
Buntut Tragedi Kanjuruhan, Arema FC Mendapatkan Sanksi hingga Denda
-
Paus Fransiskus Berdoa Buat Korban Tragedi Kanjuruhan Malang
-
Terlanjur Dicopot, Viral Intruksi Eks Kapolres Malang Sebelum Tragedi Kanjuruhan: Jangan Sampai Lakukan Kekerasan!
-
Daftar dan Identitas Lengkap Korban Anak dan Perempuan Tragedi Kanjuruhan
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
TNI AL Gerebek Pesta Sabu di Tengah Laut, 6 Awak Kapal Ikan Ditangkap
-
Gara-gara Baju Ketat! 46 Warga Aceh Barat Terjaring Razia, Langgar Aturan Busana Syariat
-
Dua Pelaku Zina Dicambuk 100 Kali di Depan Publik, Aceh Barat Kirim Pesan Tegas Penegakan Syariat
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan