SuaraSumut.id - Konsep Kolaborasi Medan Berkah yang diusung Wali Kota Medan Bobby Nasution mendapat apresiasi dari Ketua 1 Yayasan Sultan Ma'moen Al Rasyid. Dirinya menilai Bobby memegang teguh konsep kolaborasi demi terwujudnya keberkahan di Kota Medan.
Saat ini Bobby tengah berkonsentrasi menata kota agar menjadi lebih baik, terutama mengatasi banjir dan menata keindahan kota. Salah satu rencana penataan yang tengah dilakukan adalah membenahi Gapura perbatasan yang saat ini sedang ramai dibicarakan.
"Yang selama ini terkesan kumuh dibenahi, dibangun yang lebih baik agar ketika masyarakat melintas dapat langsung merasakan identitas kota Medan. Tidak sekedar membenahi ke arah yang lebih baik, tetapi juga mengkolaborasikan design modern dengan nuansa etnis terutama etnis Melayu," katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (19/10/2022).
Upaya yang dilakukan Bobby untuk senantiasa menjaga kerukunan warga Medan pun tak main-main. Semua suku dirangkul dan diperhatikan, terlebih suku Melayu. Bahkan, komunikasi dengan Sultan Deli terus dilakukan hingga saat ini.
"Sejauh ini diskusi bapak wali kota terkait melayu di Kota Medan cukup intens. Perhatian beliau pun saya rasa besar terhadap suku Melayu. Komunikasi dengan Sultan Deli pun sejauh ini yang saya tau baik dan rutin," ujar Rasjid.
Bobby kerap menginstruksikan bawahannya terutama Dinas Kebudayaan agar terus memperhatikan kegiatan yang diusung komunitas Melayu.
"Perhatian dinas kebudayaan terhadap suku Melayu sejauh ini yang saya tau cukup besar. Pagelaran melayu pun sering digelar, kehadiran budaya Melayu dalam setiap kegiatan Pemko Medan pun sering dilibatkan. Kehadiran bapak wali kota dalam acara di Istana Maimoon pun sebagian besar hadir," beber Rasjid.
Rasjid membantah isu yang menyebutkan Bobby ingin menghilangkan nuansa Melayu dari Kota Medan.
"Saya dengar ada beberapa saudara dari suku Melayu memberikan masukan untuk Bobby. Ada yang lemah lembut ada juga yang agak keras. Saya yakin semua itu tujuannya baik, mengingatkan bapak wali kota. Walaupun saya yakin, wali kota tidaklah mungkin menghapus atau menghilangkan identitas Melayu di kota medan. Sebab Melayu punya peran besar di Kota Medan. Kehadiran wali kota di berbagai acara menggunakan pakaian adat Melayu saya rasa merupakan statement kuat beliau terhadap suku Melayu," jelasnya.
Rasjid memahami konsep Kolaborasi Medan Berkah yang diusung dalam masa pemerintahan Bobby.
Berita Terkait
-
Koleksi Tas Clara Wirianda dan Lisa Mariana, Dikabarkan Jadi Simpanan Pejabat
-
Seret Nama Bobby Nasution, KPK Tetap Usut Kasus Blok Medan usai AGK Meninggal di Tahanan
-
Wakil Walkot Medan Ngamuk Dapati Parkir Berlapis Dekat RSUD Pirngadi: Jangan Dibiasakan
-
Bantah Isu Pecah Kongsi dengan Rico Waas, Bobby Nasution Salahkan OPD
-
Tak Jadi Hadiri Acara Pisah Sambut Walkot Medan, Sikap Bobby Nasution Tuai Sorotan: Ngambek?
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram