SuaraSumut.id - Pemerintah Aceh mengusulkan tiga gampong atau desa percontohan antikorupsi. Ketiga desa itu adalah Paya Tumpi, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah, Pasi Meurapat, Kecamatan Kluet Selatan, Aceh Selatan, dan Mireuk Taman, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar.
"Tiga desa tersebut menjadi juara pada lomba desa tingkat provinsi pada tahun 2022," kata Sekda Aceh Bustami melansir Antara, Rabu (19/10/2022).
Mereka juga telah melewati seleksi administratif dan verifikasi lapangan. Selanjutnya akan dibina sebagai pilot project yang salah satunya menjadi desa antikorupsi sebagai percontohan bagi desa lain.
Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, salah satu program unggulan KPK 2023 adalah desa antikorupsi, yang merupakan program untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi.
"KPK membentuk program unggulan membangun desa antikorupsi, dari desa kita wujudkan Indonesia bebas dari korupsi," katanya.
Sementara program unggulan lainnya, kata Firli, Penguatan Antikorupsi untuk Penyelenggara Negara
Berintegritas (PAKU Integritas) merupakan program untuk meningkatkan integritas penyelenggara negara. Lalu, politik cerdas berintegritas, program untuk mewujudkan iklim politik di Indonesia yang bebas dari korupsi, dan jelajah negeri bangun antikorupsi.
Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardhiana mengatakan, kegiatan tersebut menindaklanjuti kegiatan sebelumnya di mana tahun 2021 dicoba membuat finali untuk dicoba satu desa percontohan antikorupsi
"Insya Allah nanti bulan November atau Desember nanti akan diumumkan 10 desa percontohan antikorupsi tahun 2022," katanya.
Baca Juga: Makna di Balik Pakaian Batik Ferdy Sambo Saat Persidangan, 'Sang Otak Pembunuhan Masih Punya Power'
Ia menambahkan selanjutnya pada tahun 2023 KPK ingin menyelesaikan seluruh provinsi itu memiliki satu desa percontohan antikorupsi.
Berita Terkait
-
Selain Banjir, Bencana Longsor Terjadi Hampir Bersamaan di 15 Desa di Trenggalek
-
Mantan Kades di Sukabumi Terbukti Korupsi APBD Desa untuk Bangun Rumah
-
Kunjungi Desa Badui, Sandiaga Uno Targetkan 2024 Pariwisata Serap 4,4 juta Tenaga Kerja Baru
-
PNM Resmikan Ruang Pintar Al Hamid di Desa Kemiri Malang
-
Sebanyak 115 KK Terpaksa Mengungsi Akibat Banjir di Desa Purorejo Lumajang
Terpopuler
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
- 11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan
- Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI
- 7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Punya Pisang Ambon Matang? Sulap Jadi Banana Muffin Cokelat yang Lembut dan Legit!
-
Presiden Setuju Tanah Wakaf Blang Padang Dikembalikan ke Masjid Raya Baiturrahman Aceh
-
Prakiraan Cuaca 8 November: Hujan Berpotensi Hampir Merata di Sumut Sore-Malam Ini
-
Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Jepang, Lebih dari 20 Orang Luka-Luka
-
Bungkam Persiraja 5-0, Pelatih PSMS Medan Apresiasi Kerja Keras Pemain