SuaraSumut.id - Kasus ginjal akut di Indonesia 'menggila'. Total kasus mencapai 241 di 22 Provinsi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 133 orang meninggal dunia.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, rata-rara pasien berasal dari kalangan anak-anak.
"Di mana yang paling banyak dialami oleh bayi berusia di bawah lima tahun atau balita," katanya melansir Suara.com, Sabtu (22/10/2022).
Berikut daftar provinsi yang mengalami kasus gagal ginjal akut:
- DKI Jakarta: 51 kasus (27 meninggal dunia)
- Jawa Barat: 31 kasus (17 meninggal dunia)
- Jawa Timur: 30 kasus (13 meninggal dunia)
- Aceh: 23 kasus (15 meninggal dunia)
- Bali: 15 kasus (10 meninggal dunia)
- Banten: 10 kasus (5 meninggal dunia)
- Sumatera Barat: 10 kasus (5 meninggal dunia)
- Sumatera Utara: 9 kasus (6 meninggal dunia)
- DIY: 7 kasus (3 meninggal dunia)
- Jawa Tengah: 6 kasus (4 meninggal dunia)
- NTB: 3 kasus (3 meninggal dunia)
- Jambi: 2 kasus (2 meninggal dunia)
- NTT: 2 kasus (2 meninggal dunia)
- Sulawesi Tenggara: 2 kasus (1 meninggal dunia)
- Sumatera Selatan : 2 kasus (1 meninggal dunia)
- Kalimantan Selatan: 1 kasus (1 meninggal dunia)
- Kalimantan Timur: 1 kasus (1 meninggal dunia)
- Riau: 1 kasus (1 meninggal dunia)
- Kalimantan Utara: 1 kasus
- Papua: 1 kasus
Sedangkan dua provinsi lainnya belum diketahui. Kemenkes hanya membagikan jumlah keseluruhan tanpa rincian lebih lanjut.
Dirinya mencatat gejala yang paling banyak dialami penderita adalah oliguria (air kencing sedikit) dan anuria (tidak ada air kencing sama sekali)
Sedangkan penyebabnya masih belum bisa mengidentifikasi. Namun demikian, dirinya memastikan jika penyakit yang datang secara tiba-tiba ini tidak ada kaitannya dengan pemberian vaksin Covid-19.
Baca Juga: Vicky Prasetyo Sang Gladiator, Makin Perkasa di Atas Ranjang Jika Pasangan Mendesah
Berita Terkait
-
Angka Kematian Bayi Masih Tinggi, Menkes Dorong Program MMS bagi Ibu Hamil
-
Gegara Bobby Nasution Tak Dipanggil, Boyamin MAKI Temui Dewas KPK Bawa Bukti Rekaman Sidang
-
Trauma Mengintai Korban Bencana Sumatra, Menkes Kerahkan Psikolog Klinis
-
Tiket Domestik Mahal, Relawan Nakes ke Lokasi Bencana di Sumatra Lewat Malaysia
-
Waspada Gejala Superflu di Indonesia, Benarkah Lebih Berbahaya dari COVID-19?
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Ar Rasyid Bakhtiar Sibarani Raih Perunggu pada Ajang Inovasi Tingkat Dunia di Thailand
-
Jaga Konektivitas Warga di Huntara, Telkomsel Perkuat Akses Internet
-
Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Sepeda Motor di Meulaboh, Dua Unit Kendaraan Diamankan
-
Link DANA Kaget Gratis Siang Ini Gacor Habis, Sikat Sebelum Kehabisan
-
Gempa Dangkal Guncang Bener Meriah Aceh