SuaraSumut.id - Pada umumnya setiap makhluk hidup di dunia akan meninggal jika sudah tiba waktunya. Kematian tidak dapat diprediksi, kapan dan di mana saja bisa terjadi.
Namun, kota ini malah membuat peraturan melarang aneh, yaitu penduduknya meninggal. Lalu, apa sebenarnya alasan dari larangan tersebut?
Longyearbyen merupakan kota paling utara di dunia yang ada di Norwegia. Alasan dikeluarkannya peraturan itu karena kota ini terletak di kepulauan Svalbard, yang berada di atas lingkaran arktik.
Melansir Deli.Suara.com, Senin (31/10/2022), suhu di sana dapat mencapai 4°F (-15°C) dan bahkan terkadang bisa menyentuh angka -25.6°F (-32°C).
Kondisi suhu itu membuat apapun yang berada di dalam tanah dalam kondisi tidak bisa mencair, meski suhu di permukaan meningkat selama musim panas.
Sehingga, jenazah yang dikubur tidak bisa membusuk maupun terurai. Jika jenazah tidak membusuk dengan sempurna, maka virus atau penyakit yang dibawa mayat akan terus menetap.
Hal ini tentu saja berpotensi menimbulkan bahaya bagi warga sekitar. Untuk menanggulangi masalah itu, masyarakat setempat mengambil keputusan untuk kuburan di kota lain dan melarang kematian di Longyearbyen.
Namun jika ada kematian yang tiba-tiba terjadi di sana, harus langsung diterbangkan ke lokasi lain di Norwegia.
Baca Juga: Luhut Pandjaitan Sesumbar, Sebut Bakal Banyak Negara Minta Tolong Jokowi Untuk Perdamaian Dunia
Berita Terkait
-
Rumah Penjaga Kuburan di Sukabumi Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
-
Rumah Milik Penjaga Kuburan di Bantargadung Sukabumi Hangus Dilalap Api
-
'Kerumunan Berubah Kuburan' Saksi Hidup Tragedi Halloween Itaewon Sebut Banyak Korban Berwajah Pucat Hidung Berdarah
-
Viral Belasan Remaja Diduga Tawuran di Kuburan Bongja Bengkayang, Netizen: Biar Ape? Kalau Mati Langsung Buang Situ Kah
-
Arkeolog Klaim Temukan Kuburan Santa Claus di Turki, Begini Penjelasannya
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Gara-gara Lirik Lagu, Pria di Simalungun Tembak Tetangga
-
Brand Finance 2026: Nilai Merek BRI Capai USD6,9 Miliar, Tertinggi di Indonesia
-
7 Cara Menata Kamar Tidur Sempit dengan Kasur Besar agar Terasa Lebih Luas dan Nyaman
-
6 Kombinasi Warna Rumah yang Estetik: dari Biru Sage hingga Hitam Putih
-
Kecelakaan Maut di Aceh Selatan, Dua Remaja Tewas