SuaraSumut.id - Ahli akupuntur asal Medan dr Jimi Wihono mengatakan, sekira 50 persen masyarakat Indonesia mengkonsumsi obat herbal.
"Masyarakat kita yang memilih obat herbal sebagai pelengkap penyembuhan medis, hingga pencegahan," katanya melansir Deli.Suara.com, Senin (31/10/2022).
Sinshe Yandy dalam buku "Traditional Chinese Medicine: Obat Herba Paten" menyebut, produk herba pabrikan (bahasa Tionghoa disebut Cheng yao) bisa tersedia dalam bentuk pil, tablet atau kapsul dan lainnya.
Ada berbagai alasan seseorang memilih pengobatan dengan obat herba paten. Kemungkinannya bisa karena rekomendasi dari teman atau saudara yang sudah pernah menggunakannya.
"Selain itu, pengalaman pemakaian obat yang sama pada masa lalu, saran dari toko obat atau bahkan diresepkan oleh seorang sinshe,” tulis Sinshe Yandy.
Apapun alasannya, pemilihan obat herba paten yang tepat dan efektif adalah berdasarkan pengertian terhadap prinsip-prinsip ilmu kedokteran Tionghoa, pengetahuan mengenai khasiat herba dan pemilihan obat sesuai gejala serta sindroma yang dimanifestasikan oleh pasien.
Biasanya obat herbal menjadi tambahan obat-obatan medis dari dokter untuk mengatasi penyakit. Sebelum memakai atau meminumnya, Anda perlu memerhatikan penggunaan obat herbal agar tidak menimbulkan masalah.
Kita dapat menggunakan obat herbal bersamaan dengan obat-obatan medis, tetapi mungkin berisiko mengakibatkan efek samping tertentu.
Untuk itu, sebaiknya konsultasikan kepada dokter Anda sebelum memutuskan untuk minum obat tradisional.
Baca Juga: Polisi Gagalkan Penyelundupan 16 Kg Sabu dari Malaysia, 2 Orang Sudah Tersangka
Baca berita selanjutnya........
Tips memilih obat herbal yang aman untuk dikonsumsi
Pelajari obat-obatan herbal yang ingin Anda konsumsi dengan sebaik-baiknya. Konsultasi dengan dokter dan cermati kemasan obat-obatan yang akan Anda beli.
Jika Anda membeli obat tradisional di pasaran, ikuti petunjuk pemakaian pada kemasan dan konsumsi obatnya sesuai dengan dosis yang ditentukan.
Carilah bantuan profesional atau ahli yang punya pengetahuan mumpuni dalam hal obat-obatan tradisional.
Perhatikan gejala efek samping setelah minum obat tradisional. Segera hentikan penggunaan obat jika mengalami gejala yang mengkhawatirkan.
Berita Terkait
-
Ahli Akupuntur: 50 Persen Penduduk Indonesia Konsumsi Obat Herbal
-
Tokcer Resep Herbal dr.Zaidul Akbar Usir Flu dan Batuk Pakai Beras Organik dan Cengkeh, Gak Pake Obat Sirup
-
Terpopuler Kesehatan: Ramuan Herbal untuk Anak Batuk Pilek, Cara Pertolongan Pertama Sesak Napas
-
Sudah Teruji Secara Ilmiah, Ini Ramuan Herbal yang Bisa Bantu Redakan Batuk Pilek Pada Anak Tanpa Minum Obat
-
Manfaat Herbal! Tak Ada Madu, Kunyit Pun Bisa Buat Redakan Demam
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Pria di Medan Ditangkap gegara Jual Video Porno Sesama Jenis Lewat Aplikasi
-
DPM Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Melalui Pelatihan Pertukangan Kayu-Pelatihan UMKM
-
Imigrasi Sumut-Pemko Tebing Tinggi Teken Perjanjian Pinjam Pakai Gedung Unit Layanan Paspor
-
Polisi Ungkap Kronologi-Motif Wanita Bunuh Diri Pakai Senpi di Medan
-
Perampok di Medan Jerat Korban Lewat Aplikasi Kencan Sesama Jenis, 2 Pelaku Ditangkap