Suhardiman
Jum'at, 11 November 2022 | 13:05 WIB
Ilustrasi jomblo (pexels/LizaSummer)

SuaraSumut.id - Tanggal 11 November merupakan hari istimewa bagi sebagian orang atau sering disebut sebagai tanggal cantik. Banyak orang menggunakan tanggal ini untuk pernikahan hingga berbelanja maupun lainnya.

Namun di balik itu semua apakah Anda tahu tanggal 11 November juga dikenal dengan Hari Jomblo Sedunia atau World Single Day. Lalu bagaimana asal-usul peringatan Hari Jomblo Sedunia 11 November ini?

Hari Jomblo Sedunia berasal dari masyarakat China modern. Tanggal ini bahkan dijadikan hari libur. Tujuannya untuk membantu para lajang tetap bangga terhadap statusnya.

Peringatan ini awalnya dicetuskan oleh seorang mahasiswa jomblo di Nanjing University, China pada tahun 1993. Penduduk di China menyebut peringatan ini dengan Guanggun Jie.

Mereka berpikir bahwa status jomblo tidak perlu diratapi, melainkan dirayakan bersama. Diharapkan para jomblo ini tidak berkecil hati dengan statusnya.

Selain itu, 11 November dipilih karena jejeran angka satu seolah-olah menggambarkan kehidupan orang-orang single alias jomblo.

Sejarah Hari Jomblo Sedunia menurut Alibaba adalah sebagai bentuk perayaan status jomblo, tidak sedikit orang-orang di China melakukannya dengan berbelanja dan berpesta.

Alibaba dan pendirinya Jack Ma, menggunakan peringatan Hari Jomblo Sedunia menjadi momentum festival belanja untuk meraup keuntungan.

Pada tahun 2019, tepatnya tanggal 11 November dicetuskan acara belanja online terbesar di dunia. Event ini berlangsung sukses.

Baca Juga: Selena Gomez Diduga Tak Akur dengan Sahabatnya yang Sumbangkan Ginjal, Ini Alasannya

Kepopuleran Hari Jomblo Sedunia sekaligus hari belanja online mulai menjamah ke berbagai belahan dunia. Para remaja di seluruh dunia turut merayakannya.

Sumber : Suara.com

Load More