SuaraSumut.id - Seorang warga berinisial SN (50) ditemukan tewas di rumahnya di Dusun Metro Jaya, Kampung Durian, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang, Aceh. Korban diduga meninggal dunia karena tersengat arus listrik.
Kapolsek Rantau AKP Sumasdiono membenarkan kejadian tersebut. Korban berinisial SN ditemukan warga di dalam rumah sudah tidak bernyawa diduga akibat tersengat listrik.
"Kejadiannya kemarin hari Selasa (15/11) siang. Diduga korban kesetrum saat sedang memperbaiki mesin pompa air di rumahnya," kata Sumasdiono, Rabu (16/11/2022).
Menurut Sumasdiono, kematian SN awalnya diketahui seorang saksi atas nama Faisal Usman warga setempat. Saat itu, saksi mendatangi rumah korban dan memanggil namun tidak ada jawaban. Saksi merasa curiga kemudian melihat ke dalam rumah korban melalui celah pintu rumah.
"Saksi melihat korban tergeletak di lantai, selanjutnya saksi mendobrak pintu dan menyaksikan korban sudah tidak sadarkan diri," jelasnya.
Saat ditemukan, posisi tangan korban menggenggam kabel yang terhubung dengan mesin air (daf). Kondisi tangan korban melepuh seperti luka bakar. Mengetahui hal tersebut saksi langsung memanggil tetangga minta pertolongan.
"Tim medis dari Puskesmas Rantau yang datang ke TKP memastikan kondisi korban sudah meninggal dunia tidak tertolong lagi. Kemudian personel Polsek Rantau bersama warga melepaskan kabel digengaman tangan korban," ujar AKP Sumasdiono.
Menurut Kapolsek, selama ini korban SN tinggal satu rumah bersama tiga orang anak, sementara istrinya sudah sekitar satu tahun merantau ke negeri Jiran Malaysia menjadi TKI.
Kediaman korban di Kampung Durian juga sempat terendam banjir awal November 2022, membuat korban dan tiga anaknya mengungsi ke rumah keluarga di kampung lain.
Baca Juga: Bu Risma Belanja Sendiri ke Pasar Kuala Simpang untuk Penuhi Kebutuhan Korban Banjir
"Untuk saat ini jenazah korban sudah difardu kifayahkan dan keluarga korban pun sudah mengikhlaskan atas kejadian tersebut," tukas Sumasdiono. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Ribuan Warga di Aceh Tamiang Mengungsi Akibat Banjir
-
Pria di Aceh Tak Berkutik Ditangkap Polisi Sembunyi di Kamar Mandi
-
Beli Uang Palsu di Medsos Rp 1 Juta Dapat Rp 5 Juta, Pria di Aceh Ditangkap
-
Tersengat Listrik hingga Alami Luka Bakar saat Pangkas Pohon, Relawan TRC Sleman sempat Nyangkut Tak Sadarkan Diri
-
Pria di Medan Tewas Tersengat Listrik Saat Mengecat Papan Reklame, Ini Penuturan Keluarga
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
BRI Group Perkuat Ekosistem Ultra Mikro Lewat BRILink Agen Mekaar
-
BNI Tanggapi Aksi Demonstrasi di Pematangsiantar
-
Malaysia Healthcare Expo Hadir di Medan, Bisa Konsultasi Tanpa Biaya
-
Likuiditas Kuat, BRI Jaga Keseimbangan Dividen dan Ekspansi
-
Satu Lagi Kawanan Perampok Serang-Bacok Sopir Truk di Medan Ditangkap