SuaraSumut.id - Tiket kereta api pada masa angkutan lebaran 1444 Hijriyah dapat dipesan mulai Minggu 26 Februari 2023.
Pemesanan tiket dapat dilakukan melalui aplikasi KAI Access, web kai.id serta seluruh channel resmi penjualan tiket KAI lainnya.
"Jadi mulai 26 Februari 2023 pelanggan sudah dapat membeli tiket untuk keberangkatan 12 April 2023," kata Manager Humas PT KAI Divre I Sumut Anwar Solikhin melansir Antara, Minggu (18/2/2023).
Anwar mengatakan pihaknya menyediakan 16.936 tempat duduk per harinya. Rincian 5.700 tempat duduk untuk KA Jarak Jauh dan 11.236 untuk KA Lokal.
"Kita mengingatkan kepada calon pelanggan agar teliti dalam menginput tanggal, rute, serta data diri pada saat melakukan pemesanan," ujarnya.
Dirinya mengatakan rencanakan perjalanan sebaik mungkin termasuk estimasi perjalanan menuju stasiun.
"Jangan sampai keliru dan akhirnya tidak bisa mudik Lebaran," katanya.
Menghadapi Angkutan Lebaran 2023, kata Anwar, KAI akan melakukan berbagai kesiapan baik pada sarana, prasarana, mau pun sumber daya manusia.
Pihaknya bersama seluruh stakeholders akan melaksanakan kegiatan "ramp check" atau inspeksi keselamatan Standar Pelayanan Minimum di seluruh wilayah operasi kereta api.
Baca Juga: Sudah Tahu? Berikut Manfaat Daun Kelor Bagi Kesehatan
Para petugas KAI juga terus dipersiapkan untuk mewujudkan keamanan dan keselamatan perjalanan kereta api.
Berita Terkait
-
3 Tips Naik Kereta Api dengan Aman dan Nyaman, Catat sebelum Berlibur
-
5 Tips yang Harus Kamu Perhatikan Sebelum Bepergian Menggunakan Kereta Api
-
2 Cara Ganti Jadwal Tiket Kereta Api Online dan Melalui Loket Stasiun
-
3 Tips Anti Bosan saat Perjalanan Jauh dengan Kereta Api
-
Jumlah Barang Ketinggalan di Kereta Api Nilainya Lebih dari Rp 4 Miliar Sepanjang 2022
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit
-
Ribuan Talenta Muda Berpeluang Bangun Karier Lewat Program Magang Nasional BRI
-
Dari Diskon MCU hingga Genomics, Intip Keuntungan Healthcare Privilege BRI dan Prodia
-
Sedekah Energi Tenaga Surya untuk Sumatera Utara, Kolaborasi Al Washliyah-Green Justice Indonesia