SuaraSumut.id - Balita berusia 2 tahun dibawa ayahnya lompat ke Sungai Wampu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.
Jenazah balita berinisial MA ini ditemukan Tim SAR gabungan sejauh 10 meter dari lokasi awal jatuh ke sungai.
Korban terjatuh ke sungai usai ayahnya Poniman (40) diduga melakukan upaya bunuh diri dengan melompat ke sungai.
"Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia berjarak sekitar 10 meter dari lokasi awal korban hanyut," kata Humas Basarnas Medan Sariman Sitorus kepada suarasumut.id, Selasa (28/3/2023).
Usai melakukan evakuasi, kata Sariman, tim SAR gabungan menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga untuk selanjutnya disemayamkan.
"Pencarian menggunakan perahu karet dan alat Aqua eyes dan Underwater Searching Device (UWSD) yang berfungsi untuk mendeteksi posisi korban dibawah air," tukasnya.
Diberitakan, satu keluarga yang berjumlah empat orang di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut), melompat ke Sungai Wampu, diduga hendak bunuh diri pada Minggu (26/3/2023).
Atas kejadian ini empat orang yang terdiri dari Poniman (40) selaku kepala keluarga, Juliana (34) istrinya, dan dua orang anaknya Q (6) dan MA (2) tenggelam ke dalam Sungai.
"Tiga orang sudah ditemukan, dan satu orang masih dalam pencarian. Korban yang belum ditemukan seorang anak berusia 2 tahun," kata Kapolsek Stabat AKP Ferry Ariandy Senin (27/3/2023).
Baca Juga: Harga Tiket Konser SUGA BTS dan Fasilitasnya, Paling Murah Rp 1,3 Juta Dapat Apa?
Dirinya menjelaskan peristiwa bermula pada Sabtu (25/3/2023) malam, ketika Juliana yang hendak berangkat ke Malaysia untuk bekerja dicegat oleh suaminya. Pertengkaran pun terjadi di sebuah hotel di Binjai.
Minggu pagi sekitar pukul 05.30 WIB, Poniman yang seharinya bekerja sebagai pembuat batu-bata ini lalu mengajak seluruh keluarganya untuk kembali ke rumah di Dusun Paya Pinang Desa Stabat Lama Barat.
Namun di perjalanan, persoalan keberangkatan ke Malaysia ditambah dengan persoalan utang piutang kembali jadi pembahasan. Pasangan suami istri ini kembali bertengkar.
Karena pertengkaran itu, lanjut Kapolsek, mereka urung kembali ke rumah dan berencana ke rumah orangtua istri di kawasan Kecamatan Secanggang.
Tak dinyana, sesampainya di perjalanan, Poniman malah menceburkan sepeda motor yang ditumpangi anak dan istrinya ke dalam Sungai Wampu.
"Mendapatkan informasi itu kita langsung melakukan pencarian bersama dengan BPBD Langkat dan pihak terkait. Tiga orang sudah dievakuasi dan satu orang masih dalam pencarian yakni anak umur 2 tahun," jelasnya.
Berita Terkait
-
Nasib Tragis Wanita Driver Ojol Pekanbaru, Tewas dalam Kecelakaan usai Titipkan Anak
-
Gegara Letuskan Petasan ke Masjid, Tiga Remaja Diamuk Massa di Deli Serdang, Satu Tewas
-
Letuskan Petasan ke Arah Masjid, Remaja Diduga Geng Motor Tewas Diamuk di Deli Serdang
-
Tukang Sapu Temukan Wanita Berinisial RN Tewas Mengambang di Danau Perumahan Citra 8 Kalideres
-
Pencuri Batu Bara di Atas Tongkang Tewas Kena Tembakan Peringatan
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Bebas Produk Tiruan! Beli Masker Wajah Skintific Original di Blibli
-
Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli Bekali Siswa SD dengan Edukasi Karakter
-
Kronologi Suami Guru di Tanjungbalai Cabuli Anak Yatim Piatu, Korban Dibujuk Main HP
-
Direktur Politeknik Negeri Medan Tinjau Langsung Pelaksanaan Ujian Masuk
-
Guru di Tanjungbalai Diamuk Warga, Diduga Bawa Siswa SD ke Suami untuk Dicabuli