SuaraSumut.id - Polda Sumut mengungkap fakta soal gudang bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di Jalan Karya Dalam/Guru Sinumba Raya. Gudang yang berada dekat rumah AKBP Achiruddin ternyata merupakan milik perusahaan PT Almira.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, dari hasil pemeriksaan terungkap bahwa AKBP Achiruddin berperan sebagai pengawas gudang sejak 2018.
"Hasil pemeriksaan diketahui yang bersangkutan mengakui menerima imbalan jasa sebagai pengawas dari aktivitas gudang tersebut," ungkapnya.
Pihaknya masih mendalami berapa besaran uang yang diterima AKBP Achiruddin sebagai pengawas gudang solar itu.
"Masih kita dalami karena penyidik masih mensinkronkan dengan keterangan yang lainnya. Terkait itu krimsus udah mendalami dan mendalami memeriksa aktivitas gudang serta Dirut dari PT Amira," ucapnya.
Hadi mengungkapkan PT Almira yang meminta AKBP Achiruddin jadi menjadi pengawas gudang solar tersebut.
"Mereka sudah mengenal sebelumnya jadi PT Almira yang meminta," katanya.
Penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut, kata Hadi, juga telah menaikan status dari penyelidikan ke tahap penyidikan atas kasus pencucian uang dan gratifikasi yang menyeret AKBP Achiruddin.
"Meningkatkan status penyelidikan jadi penyidikan terkait dengan gudang yang ditemukan beberapa waktu lalu untuk gratifikasi tindak pidana pencucian uang (TPPU)," katanya.
Baca Juga: Back to Persib? Resmi Hariono Berpisah dengan Bali United
Dengan naiknya status ke tahap penyidikan, Polda Sumut tampaknya bakal menetapkan status tersangka kepada AKBP Achiruddin Hasibuan.
"Masih saksi," benernya.
Lacak harta tak wajar AKBP Achiruddin
Masih Hadi mengatakan, pihaknya juga akan melakukan pelacakan terhadap harta tak wajar milik AKBP Achiruddin Hasibuan seperti kendaraan mewah, rumah mewah, dan lainnya.
"Kita sudah bekerjasama PPATK untuk melakukan tracing, kita dalami itu," tukasnya.
Diketahui, seorang anak perwira Polda Sumut membikin gempar publik karena melakukan penganiayaan brutal terhadap seorang mahasiswa.
Berita Terkait
-
Fakta Baru! AKBP Achiruddin Hasibuan Akui Terima 'Uang Haram' dari Gudang Solar Ilegal
-
Ternyata PPATK Telah Endus Rekening Mencurigakan Milik AKBP Achiruddin Hasibuan Sejak Tahun Lalu yang Capai Puluhan Miliar
-
AKBP Achiruddin Hasibuan Tidak 'Waras'? Warganet: Kami Takut
-
Hotman Paris Soroti Sosok AKBP Achiruddin Hasibuan yang Hanya Diam saat Anaknya Lakukan Penganiayaan: Egonya Terlalu Tinggi..
-
Dianiaya Aditya Hasibuan, Keluarga Akui AKBP Achiruddin Hasibuan Minta Damai: Cuma Dikasih Rp1 Juta
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme
-
Imigrasi Sumut Sosialisasikan Rancangan Aksi Perubahan Simpel DBI
-
Effendi Simbolon Soroti Beasiswa LPDP dan KIP Kuliah, Minta Mahasiswa PTS Diperhatikan
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit