SuaraSumut.id - Penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut memeriksa Direktur Utama (Dirut) PT Almira (ANR) terkait gudang solar dekat rumah AKBP Achiruddin Hasibuan di Jalan Karya Dalam/Guru Sinumba Medan.
Dirut PT Almira bernama Edi datang memenuhi panggilan penyidik didampingi kuasa hukumnya Fendi, pada Kamis (3/5/2023) sore. Hingga malam hari, Edi masih menjalani pemeriksaan.
Usai pemeriksaan, Polda Sumut akan melakukan gelar perkara untuk menetapkan statusnya.
"Saat ini masih terus berproses. Penyidik masih terus menggali dan mendalami," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi kepada SuaraSumut.id.
Hadi mengatakan rencananya penyidik akan langsung melakukan gelar perkara terhadap Dirut PT Almira.
"Kita tunggu hasil dari pemeriksaan dan rencana langsung akan dilakukan gelar perkara penyidik Krimsus untuk menetapkan status tersangka. Kita tunggu besok hasil gelar perkara dari penyidik Krimsus," ungkap Hadi.
Sejauh ini pihaknya telah memeriksa 7 orang saksi terkait dengan gudang solar dengan pengawas Achiruddin Hasibuan.
"Semuanya lagi didalami. Kita tunggu hasil gelar perkara bagaimana, penetapan tersangka siapa, proses tindak lanjut bagaimana kita tunggu," jelas Hadi.
Sementara itu, Fendy selaku kuasa hukum PT Almira meluruskan kalau perusahaannya sah dan memiliki izin. Dirinya juga meluruskan kalau kliennya tidak pernah melarikan diri atas perkara ini.
Baca Juga: Lina Mukherjee Sakit Maag Akut, Tak Ditahan Usai Jadi Tersangka Kasus Makan Babi Baca Bismillah
"Klien kami sebagai warga negara yang baik memenuhi panggilan kepolisian, tidak pernah melarikan diri, kooperatif, kalau dipanggil selalu hadir," katanya.
Dirreskrimsus Polda Sumut Kombes Pol Teddy JS Marbun menambahkan Achiruddin menerima uang Rp 7,5 juta per bulan sebagai pengawas gudang solar ilegal.
"Saudara AH menerima uang Rp 7,5 juta dengan bervariasi ini kita akan kroscek dengan yang memberi. Masalah ilegal BBMnya itu sudah melanggar, kita terapkan undang-undang migas terhadap PT Almira dengan TPPUnya," ucapnya.
Teddy mengatakan dari gratifikasi ini pihaknya akan melakukan pengembangan terhadap aset-aset Achiruddin.
"Kita temukan BBM solar kurang lebih 1,6 ton (di gudang solar). Kemarin kita periksa Orang lapangan mandornya si Parlin dan termasuk komisarisnya ibu Lina tapi sekarang ini kita kejar direktur utamanya," katanya.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Cek Fakta: AKBP Achiruddin Dilumpuhkan Petugas, saat Diperiksa Terkait Kasus Dugaan Gratifikasi Gudang Solar Ilegal?
-
Akun Twitter Pembongkar Kasus Anak AKBP Achiruddin Pamit, Ada Apa?
-
Merasa Terancam Usai Memviralkan Kasus AKBP Achiruddin, Pemilik Akun Twitter Mazzini Undur Diri
-
Polda Sumut dan KPK Kerja Sama Telusuri Gratifikasi dan Harta Kekayaan AKBP Achiruddin
-
Jabatan AKBP Achiruddin Dicopot, Akun Pembongkar Kasus Dugaan Penganiayaan Aditya Hasibuan Dapat Ancaman Serius?
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap
-
Siapkan Masa Depan Anak, BRI Prioritas Hadirkan Privilege Eksklusif di Sequoia School
-
Jelang Laga Besok, Pelatih PSMS Medan Waspadai Kekuatan Persiraja
-
Ayah di Aceh Besar Ditangkap, Diduga Rudapaksa Anak Kandung Sejak MIN hingga SMP
-
Nelayan Sergai Disambar Petir di Tengah Laut, 2 Tewas