SuaraSumut.id - ARH melaporkan perwira Polrestabes Medan ke Propam Polda Sumut, Selasa (8/8/2023). Dirinya merasa merasa keberatan dengan kasus yang sedang melilitnya.
"Perlu saya jelaskan kedatangan saya kemari ke Bid Propam Polda Sumut adalah untuk menyampaikan keberatan terhadap salah satu oknum daripada pihak Polrestabes Medan terkait masalah perkara pidana yang saya alami saat ini," katanya.
ARH meyakini ada ketidakadilan dalam perkara hukum yang tengah menderanya hingga berujung status tersangka dan sempat dijebloskan ke dalam sel, sebelum akhirnya ditangguhkan.
"Saya ingin menyampaikan ada kekeliruan, ada sepertinya ketidakadilan dalam sebuah proses perkara," ungkapnya.
Henry Rianto Pakpahan selaku pengacara ARH mengaku pihaknya melaporkan Kanit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan AKP Wisnugraha Paramaartha. Laporan itu tertuang dalam nomor: STPL/135/VIII/2023/Propam.
"Kita melaporkan ketidakprofesionalan pihak kepolisian dalam melakukan proses penetapan tersangka. Di sini kita melaporkan AKP Wisnugraha Paramaartha selaku Kanit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan," ucapnya.
Dirinya mengklaim penyidik tidak ada melakukan konfrontir antara pelapor, terlapor dan saksi. Henry juga membantah ARH sebagai mafia tanah yang memalsukan surat.
"Klien kita di sini hanya penghubung tidak ada kaitan dengan masalah pemalsuan tanda tangan surat," jelasnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi ketika dikonfirmasi SuaraSumut.id mengenai laporan ini mengatakan pihaknya sedang melakukan pengecekan.
Baca Juga: 'Bapak Tahu One Piece'? Ini Jawaban Tak Terduga Menhan Prabowo Subianto
"Saya cek dulu," katanya.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Mayor Dedi Hasibuan Diperiksa Puspom TNI Buntut Geruduk Polrestabes Medan
-
TNI Jawab DPR soal Desakan Evaluasi dan Panglima Turun Tangan di Kasus Prajurit Geruduk Polrestabes Medan
-
Panglima TNI Sebut Prajurit Geruduk Polrestabes Medan Langgar Aturan: Tak Ada Impunitas!
-
Akhirnya Bersuara Soal Puluhan Prajurit Kodam Bukit Barisan Geruduk Polrestabes Medan, Panglima TNI: Kurang Etis!
-
Viral di Medsos, Panglima TNI Perintahkan Puspom Periksa Puluhan Prajurit yang 'Geruduk' Polrestabes Medan
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Diskusi Dengan Ombudsman RI, Imigrasi Sumut Kedepankan Semangat 'Imigrasi untuk Rakyat'
-
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat-Lawan Kejahatan Digital
-
Warga Pendukung MBG Demo di Depan Kantor Gubsu, Sindir Mahasiswa UGM-UI
-
Pria Tewas Dikeroyok di Pematangsiantar, Berawal Cekcok Harga Tato
-
55 Calon Anggota KPID Sumut 2026-2029 Lolos Seleksi Administrasi, Ini Nama-namanya