SuaraSumut.id - Kuasa hukum dari tersangka MP (76) membantah kliennya memukul nenek berinisial LS (70) hingga tewas di Kecamatan Onan Runggu, Kabupaten Samosir.
"Kami selaku kuasa hukum tersangka dan juga mewakili keluarga sangat keberatan dengan pemberitaan dan penyampaian informasi yang dimuat dalam berita tersebut," kata Uba Rialin selaku kuasa hukum tersangka kepada SuaraSumut.id, Jumat (11/8/2023).
Ia mengatakan, kasus ini berawal dari kasus pencurian kemiri oleh korban yang diketahui langsung oleh MP.
"Tanah adalah milik keluarga dari suami Ibu MP, tempat suami Ibu MP lahir dan besar. Bahkan, masih hidup menjalani masa pensiun dirumah tersebut sejak 2010, dan tidak pernah berstatus tanah sengketa," ujar Uba.
Ia melanjutkan pencurian kemiri yang dilakukan oleh korban sudah sering kali terjadi dan sudah diketahui penduduk setempat.
"Peristiwa pencurian terakhir yang dilakukan dipergoki langsung oleh tersangka MP di pekarangan belakang rumah Ibu MP dimana rumah tersebut hanya dihuni oleh Ibu MP dan suami yang telah lanjut usia," kata kuasa hukum.
Uba mengatakan, karena sudah kepergok, tersangka langsung meneriaki korban dan membuat korban terjatuh.
"Teriakan dari Ibu MP kemudian membuat korban lari dan terjatuh," katanya.
Menurut Uba, tersangka MP adalah perempuan lanjut usia yang berpostur tubuh kurus dan kecil, bahkan tangan kiri telah terpasang pen akibat cidera di waktu lampau yang mengakibatkan keterbatasan gerak tangan.
Baca Juga: Minibus Masuk ke Jurang di Samosir, 2 Orang Tewas
"Bagaimana mungkin bisa mengangkat batang kelapa kering atau bagaimana mungkin memukul dengan sendal dapat menyebabkan hilangnya nyawa," katanya.
"Pihak keluarga MP menghormati proses hukum yang berjalan dan berharap adanya pemberitaan berimbang, faktual serta tidak tendensius," pungkasnya.
Sebelumnya, seorang wanita lanjut usia (lansia) berinisial MP (76) diamankan diduga membunuh wanita lansia berinisial LS (70) di Desa Onan Runggu Kecamatan Onan Runggu Kabupaten Samosir.
Kejadian yang menggemparkan warga sekitar ini terjadi Kamis (3/8/2023). Awalnya, warga yang hendak menjemur pakaian kaget melihat korban LS terkapar tak bernyawa dengan posisi telentang di belakang rumah warga.
Atas penemuan mayat ini, personel Sat Reskrim Polres Toba kemudian turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Jenazah korban lalu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk kepentingan autopsi.
Dari hasil autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, polisi mendapati sebab kematian akibat kekerasan benda tumpul pada kepala korban. Atas fakta tersebut, polisi lalu melakukan pendalaman dan mengidentifikasi pelaku pembunuhan dan mengamankan tersangka.
Berita Terkait
-
Gegara Buah Kemiri, Nenek Pukul Nenek hingga Tewas di Samosir Sumut
-
Muhammad Ferarri Sibuk Pendidikan Polisi, Persija Juga Ditinggal Sandi Arta Samosir yang Ikut Kegiatan TNI
-
Effendi Simbolon Hadiri Peresmian Tugu PPLMI di Samosir
-
Masuk Dalam Daerah Pariwisata Super Prioritas, Kemampuan Bahasa Inggris Pemuda di Samosir Perlu Ditingkatkan
-
Dua Tersangka Kasus Korupsi Jalan Pangaseang-Sitamiang Ditahan Kejari Samosir
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja
-
Warga Bandar Tarutung Tapsel Berjuang Atasi Jalan Berlumpur Pascabanjir, Aktivitas Ekonomi Tersendat
-
Kapolda Aceh Ngaku Tak Tahu Motif Anggota Brimob Gabung Tentara Bayaran Rusia
-
8 Jembatan Bailey Dibangun di Aceh Timur Pascabencana