SuaraSumut.id - Seorang siswi SMA di Samosir, Sumatera Utara, jatuh ke aliran Sungai Siponot saat melewati jembatan kayu dengan menaiki sepeda motor.
Usai jatuh ke sungai, korban diketahui bernama Rahelita Malau (15) hingga Selasa (22/8/2023) belum ditemukan.
Kejadian ini bermula pada Senin 21 Agustus 2023. Saat itu korban dengan mengendarai motor hendak pergi ke sekolah untuk belajar.
"Korban berangkat dari rumahnya menuju kesekolah SMAN 1 Ronggur Nihuta, Kabupaten Samosir, menggunakan sepeda motor," kata Kasi Humas Polres Samosir Brigadir Vandu P Marpaung ketika dikonfirmasi SuaraSumut.id.
Sesaat setelah berangkat, kata Vandu, salah seorang pelajar yang hendak melewati jembatan kayu, mendapati motor tergeletak di tengah jembatan.
"Pelajar (saksi) mengenali motor yang biasanya digunakan oleh korban setiap hari ke sekolah dalam keadaan tergeletak di atas jembatan," ujarnya.
Saksi lalu mengangkat motor korban dan memarkirkan sekitar 30 meter dari lokasi. Saksi juga mencoba mencari di sekitar lokasi dan berupaya memanggil korban namun tidak ada sahutan.
Kemudian saksi melanjutkan perjalanannya ke sekolah dan memberitahukan hal itu kepada rekan siswa dan kepada guru sekolah.
Beberapa siswa dan para guru berangkat ke lokasi penemuan sepeda motor dimaksud untuk melakukan pencarian, karena Rahelita Malau belum kunjung tiba di sekolah. Kejadian ini lalu dilaporkan ke keluarga korban dan pihak berwajib.
Baca Juga: Diikuti Lebih dari 200 UMKM, Telkom Ajak UMKM Naik Level melalui Packaging Festival 2023
"Polres Samosir dan Polsek Pangururan berangkat menuju lokasi dan melakukan olah TKP serta melakukan pencarian korban," ucap Vandu.
Namun, proses penncarian bersama dengan personel Koramil 03 Pangururan, BPBD Samosir, pihak kantor Camat Ronggur Nihuta dan pemerintah desa dan dibantu masyarakat sekitar hingga Senin petang belum membuahkan hasil.
"Hasil pemantauan di lokasi kejadian bahwa badan perbukitan lokasi aliran Sungai Siponot sangat terjal curam dengan kemiringan 90 derajat dan kedalaman sungai Siponot sekitar 25 meter sehingga sulit melakukan penyisiran," cetusnya.
Vandu mengatakan proses pencarian terhadap korban dilanjutkan hari ini. Hingga pukul 11.00 WIB korban belum ditemukan.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Perusahaan Infrastruktur dan Logistik MBJ Rayakan HUT ke-78 Bersama Anak-anak Suku Anak Dalam Sungai Badak
-
Jejak Tradisi Perahu Bidar di Sungai Musi Palembang, Dahulu Ramai Ditonton di Atas Perahu
-
Yok Wong Palembang Saksikan Parade Puluhan Perahu Hias dan Bidar di Sungai Musi Besok
-
Prihatin Budaya Buang Sampah ke Sungai, Bendera Merah Putih Raksasa Berkibar di Atas Sungai Winongo
-
Unik, Warga Sumenep Rela Basah-basahan Upacara Bendera di Tengah Sungai
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki
-
Pengiriman 144 Balpres Ilegal dari Bandung ke Medan Digagalkan
-
Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC
-
Peretasan Binance Jadi Insiden Terbesar Sepanjang Sejarah Kripto, Lampaui Bybit
-
2 Pria Sulap Kandang Ayam Jadi Gudang Narkoba di Deli Serdang, 18 Kg Ganja Disita