Secara fisik, suku Melayu memiliki kulit yang berwarna sawo matang dan tinggi tubuh sedang, dan rambut hitam lurus.
Tradisi Suku Melayu
Suku Melayu mempunyai tradisi warisan leluhur yang hingga kini masih dilakukan.
1. Pantun
Pantun adalah cara komunikasi suku Melayu yang sangat khas yang menyampaikan tutur bahasa sopan, halus, dan enak didengar. Pantun merupakan tradisi yang sudah sangat melekat bagi suku Melayu.
2. Tepung Tawar
Tradisi tepuk tepung tawar adalah suatu upacara adat budaya Melayu peninggalan para Raja-raja terdahulu. Tepuk tepung tawar adalah upacara adat dan juga bentuk persembahan syukur atas tekabulnya suatu keinginan atau usaha.
3. Tradisi Pernikahan
Bagi mempelai wanita Melayu, sebelum menikah, calon pengantin dilarang berpergian kecuali mendapat izin dari orang tua nya. 1 minggu sebelum menikah dilarang keras berpergian dan juga 3 hari sebelum menikah juga dilarang bepergian.
Baca Juga: Ini Sosok Lettu G, Oknum TNI Diduga Penyebab Kecelakaan Beruntun di Tol MBZ
4. Pakaian adat Melayu
Pakaian adat Melayu memiliki keunikan yang tidak hanya dari corak tapi juga mengandung makna filosofis. Pakaian adat Melayu umumnya menjunjung nilai-nilai keislaman yang bisa dilihat dari bentuknya yang cenderung panjang dan tertutup.
Pakaian adat Melayu sederhana dan nyaman digunakan ketika menghadiri acara resmi seperti upacara adat atau pernikahan.
Bahasa Suku Melayu
Bahasa Melayu memiliki sejarah panjang, yang memiliki catatan sastra hingga abad ke-7 Masehi. Hal ini dilihat dari prasasti Melayu awal yang terkenal, yaitu prasasti Kedukan Bukit ditemukan oleh orang Belanda M. Batenburg pada tanggal 29 November 1920, di Kedukan Bukit, Sumatera Selatan, di tepi sungai Tatang, anak sungai Musi.
Prasasti ini adalah batu kecil berukuran 45 kali 80 cm. Ini ditulis dalam bahasa Melayu Kuno, kemungkinan nenek moyang bahasa Melayu saat ini dan variannya.
Bahasa Melayu berkembang secara meluas mulai bahasa Melayu Klasik melalui masuknya secara berangsur-angsur berbagai unsur perbendaharaan kata bahasa Arab dan Parsi. Bahasa Indonesia, yang merupakan bahasa resmi negara didasarkan pada bahasa Melayu.
Berita Terkait
-
Tiba di Pontianak, Harisson PJ Gubernur Kalbar Disambut Tradisi Melayu dan Dayak
-
Jakarta Melayu Festifal 2023 Boyong Deretan Pedangdut Legendaris, Ada Erie Suzan hingga Cici Paramida!
-
Kampung Melayu Besar Rayakan HUT ke-78 RI Usung Tema Lingkungan: Jakarta Kota Metropolutan!
-
Kenakan Pakaian Adat Melayu, Mendagri Pimpin Upacara HUT Ke-78 Kemerdekaan RI di Kabupaten Natuna
-
Halte Transjakarta Kampung Melayu Kembali Beroperasi
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Polisi Tetapkan 10 Orang Tersangka Kasus Penyerangan di Humbahas
-
Pria di Medan Tewas Ditikam Gegara Rebutan Remot TV Warkop
-
Tim Hukum Hery Susanto Ungkap Fakta Persidangan soal Uang Rp 1,5 M
-
Maling AC di Medan Ditangkap Usai Beraksi, Nekat Mencuri karena Narkoba
-
7 Cara Pakai AC agar Tidak Boros Listrik, Rumah Tetap Sejuk dan Tagihan Lebih Aman