SuaraSumut.id - Seorang pria asal Deli Serdang, Sumatera Utara berlaku bejat dengan mencabuli siswi SMP di kamar mandi. Polresta Deli Serdang langsung bergerak usai menerima laporan dari keluarga korban.
Kepolisian berhasil mengamankan pelaku dan melakukan proses hukum. Kisah siswi yang dicabuli di kamar mandi tersebut viral di media sosial. Akun Instagram yang membagikan kasus tersebut adalah @tkpmedan. Sebagian besar netizen geram dan mengutuk pelaku.
Aksi tersebut terungkap setelah anggota keluarga curiga karena korban meminta izin pulang karena sakit. Korban berinisial JL lantas bercerita bahwa ia mengeluhkan sakit di perut saat sekolah.
"Pelapor curiga dengan sakit yang dialami JL. Setelah menanyakan dengan membujuknya, akhirnya korban mengakui bahwa dia telah dicabuli oleh pelaku HAN," ungkap Kasatreskrim Polresta Deliserdang Kompol Wirhan Arif, SH, SIK, MH, Minggu (23/9), dikutip dari Antara.
JL (13) merupakan warga Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Korban dicabuli oleh pelaku sebanyak empat kali. Perbuatan bejat HAN (21) terjadi pada 12 Agustus 2023. Korban saat itu sedang berada di kamar mandi pada kawasan pasar. Orangtua JL diketahui berjualan di pasar tersebut. HAN yang mengetahui JL berada di kamar mandi lantas memaksa masuk.
Pria itu memaksa JL untuk melakukan persetubuhan. Motif pelaku mencabuli karena tergiur dengan kemolekan tubuh siswi SMP tersebut. Sehingga melampiaskan nafsu dengan menyetubuhi korban.
Menurut keterangan kepolisian, HAN dijerat Pasal 82 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 tahun 2016 perubahan kedua atas Undang-Undang Republik Nomor 23 tahun 2022 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara. Kisah siswi SMP yang dicabuli pria di kamar mandi tersebut menuai beragam komentar dari netizen.
"Jangan kasih ampun pak, kalau perlu hukum mati sekalian," kata @ra**ia*it.
"Semoga pelaku disiksa sama tahanan lain di penjara (emoticon marah)," balas @dim**pe**u.
Baca Juga: Gelagapan Saat Ditanya, Guru Privat Cabul di Cengkareng Tak Berkutik di Ruang Kejaksaan
"Kok bisa empat kali ya. Jangan-jangan karena diancam dibunuh atau ada alasan lain," pendapat @pc**cy*a.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
Terkini
-
Direktur Politeknik Negeri Medan Tinjau Langsung Pelaksanaan Ujian Masuk
-
Guru di Tanjungbalai Diamuk Warga, Diduga Bawa Siswa SD ke Suami untuk Dicabuli
-
Pria di Medan Rampas HP Lansia Duduk di Kursi Roda, Uang untuk Main Judi
-
Gulung Sindikat Love Scam, Jajaran Imigrasi Sumut Diganjar Penghargaan dari Konjen Jepang
-
Kala Anak Nasabah PNM Mekaar Berkata 'Orang Tua Saya Berjuang di Sawah, Saya Berjuang di Sekolah'