SuaraSumut.id - Polisi masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus tewasnya bayi perempuan berusia 1 bulan diduga dimandikan ibunya di Jalan Mahkamah Medan.
Kekinian, polisi membawa ibu bayi itu ke rumah sakit jiwa. Hal itu dilakukan untuk mengobservasi kondisi kejiwaannya.
"Saat ini yang bersangkutan di rumah sakit jiwa untuk observasi," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, Rabu (4/10/2023).
Hadi menjelaskan dari pemeriksaan bayi mungil tersebut meninggal karena mati lemas tenggelam.
"Suaminya sebagai saksi, dugaan sementara berdasarkan keterangan dokter mati lemas tenggelam," ungkap Hadi.
Sebelumnya diberitakan, bayi itu ditemukan tewas oleh ayahnya Eri di rumah mereka di Jalan Mahkamah, Medan.
Salah seorang warga Siska mengatakan korban ditemukan tewas oleh Eri yang pulang ke rumah setelah bekerja menjadi penjahit.
Sang ayah sempat melarikan bayinya ke bidan terdekat, namun nyawa korban tetap tidak terselamatkan.
"(Ayah korban-red) yang pertama jumpa. Udah kaku di dalam kamar," katanya.
Baca Juga: Korban Penggelapan Kembar Rihana-Rihani Cabut Laporan, Mobil Ternyata Digadaikan
Siska menjelaskan bahwa mereka baru dua bulan mengontrak rumah tersebut.
"Istrinya tertutup, di dalam aja, kalau suaminya biasa aja, pergi ke luar, jahit kerja, pulang," cetusnya.
Selama dua bulan menempati rumah kontrakan, tetangga sering mendengar ibu korban marah-marah di dalam rumah.
"Suka ngomel-ngomel, marah-marah, anaknya sering nangis," katanya.
Kontributor : M. Aribowo
Tag
Berita Terkait
-
Cerita Keluarga Korban Tewas Usai Pesta Miras di Bantul: Saya Liat Kondisi Suami Tak Seperti Biasanya
-
Pesta Miras di Bantul, 2 Warga Kulon Progo Tewas
-
Rizky Tewas Usai Lompat Ke Kali Cengkareng Drain, Sempat Teriak Ingin Susul Mendiang Ayah
-
Miras Oplosan kembali Telan Korban, Lelaki Asal Srandakan Tewas Keracunan Alkohol
-
3 Orang Tewas saat Penembakan di Mal Siam Paragon Bangkok, Kemlu: Tak Ada Korban WNI
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Resmikan Jembatan Bailey di Nias Selatan, Jenderal Maruli: Kini Warga Tak Lagi Terisolasi
-
Pria di Tapteng Aniaya Istri Usai Pulang Mabuk, Pelaku Ditangkap
-
Review Rapika: Pelicin Pakaian Untuk Memudahkan Aktivitas Menyetrika
-
IOH Pulihkan 800 BTS Terdampak Bencana Aceh, Pastikan Masyarakat Tetap Terhubung hingga Lebaran
-
Curhat ke Prabowo, Bocah Nias yang Sempat Viral Minta Jembatan Tagih MBG dan Bermimpi Jadi Dokter