SuaraSumut.id - Jual Sabu di Rumah, Ibu dan Anak di Tanjung Balai Kompak Masuk Penjara
Demi mendapatkan pundi-pundi uang, seorang ibu dan anak di Kota Tanjung Balai, Sumatera Utara (Sumut) nekat mengedarkan narkoba jenis sabu.
Ibu berinisial PS (55) dan anak laki-lakinya MRP (31) ditangkap polisi saat menjual sabu di sebuah rumah di Jalan Aman, Kecamatan Tanjung Balai Utara.
"Keduanya ditangkap personel Satresnarkoba Polres Tanjung Balai saat melakukan gerebek kampung narkoba," kata Kasi Humas Polres Tanjung Balai AKP Ahmad Dahlan Panjaitan, Senin (16/10/2023).
Ahmad Dahlan menjelaskan penggerebekan ini menindaklanjuti informasi dari masyarakat yang menyebutkan jika di rumah pelaku kerap terjadi transaksi narkoba dengan hampir setiap hari didatangi pecandu.
"Warga menyampaikan bahwa siang dan malam pasien bandar narkoba tersebut selalu datang 30 hingga 40 orang," ujar Ahmad.
Polisi yang mendapat informasi itu lalu melakukan penyelidikan lebih lanjut. Benar saja, polisi yang datang menggerebek mendapatkan sejumlah barang bukti narkoba jenis sabu.
"Dari dalam rumah mengamankan satu orang laki-laki dan satu orang perempuan. Saat itu MPR sempat melarikan diri ke rumah tetangganya dan membuang plastik klip ke bak air kamar mandi," ucap Ahmad.
Petugas yang melakukan pengejaran akhirnya menangkap MPR. Dari penggeledahan, polisi menemukan sebuah tas berisi dua timbangan elektrik dan satu plastik klip transparan.
Baca Juga: Ribuan Pengacara Siap Bantu Secara Gratis, Jessica Wongso: Terima Kasih
"Kemudian satu plastik berisi diduga sabu dengan berat kotor 3,56 gram, satu buah plastik klip transparan berisi diduga sabu dengan berat kotor 0,22 dan lainnya," cetusnya.
Sementara dari tangan PS disita barang bukti plastik berisi diduga sabu dengan berat kotor 0,95 gram, satu buah plastik klip transparan kecil berat kotor 0,33 gram dan lainnya.
"MRP dan PS beserta barang bukti dibawa ke Polres Tanjung Balai untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," jelas Ahmad.
Dari hasil pemeriksaan diketahui ibu dan anak ini memperoleh sabu dari seorang laki laki dan hingga saat ini masih dilakukan pengejaran.
Keduanya dipersangkakan Pasal 114 ayat (1) subs pasal 112 (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika Jo pasal 55 KUHPidana.
Berita Terkait
-
Ammar Zoni Akhirnya Akui di Penjara Gara-Gara Pakai Narkoba ke Anak: Inilah Kehidupan
-
Polda Sumut Razia Tempat Hiburan Malam di Medan, 14 Pengunjung hingga CS Positif Narkoba
-
19 Siswa SMA di NTB Positif Narkoba, Sudah Jadi Pemakai Sejak SD?
-
Polisi Nyamar Jadi Ojol untuk Tangkap Kurir Narkoba, Kritik Gembong kepada Pj Gubernur DKI
-
Jadi Tontonan Warga, Aksi Polisi Menyamar Jadi Driver Ojol Sukses Tangkap Kurir Narkoba di Ciledug
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026
-
Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama
-
Remaja Hanyut di Sungai Langkat Ditemukan Meninggal Dunia
-
Viral Guru Agama di Deli Serdang Diamuk Warga Diduga Lecehkan Siswi SD
-
BRI Hadirkan Qlola Mobile, Permudah Transaksi Bisnis dalam Genggaman