SuaraSumut.id - PSMS Medan memboyong gelandang bertahan dari Persikabo 1973. Sosok gelandang itu adalah Guntur Triaji. Dirinya disebut telah bergabung dengan ayam kinantan sebelum putaran pertama selesai dan sudah mengikuti latihan bersama pemain lainnya.
"Sampai saat ini pemain yang sudah ready Guntur, tapi akan ada beberapa pemain lain yang akan datang. Saya akan laporan sama manajemen dulu seperti apa tim ini ke depannya," kata pelatih PSMS Medan Miftahun Mukson, Kamis (25/10/2023).
Dirinya mengaku akan ada pemain yang akan dikeluarkan dari tim. Pemain baru pada lini depan dinilai sangat diperlukan untuk didatangkan.
"Yang jelas kita evaluasi pasti akan ada penambahan dan pengurangan. Yang jelas (pemain) depan pastinya (yang paling dibutuhkan)," ucapnya.
Namun demikian, Miftahun masih enggan menyebut siapa nama-nama pemain yangakan dikeluarkan. Ia memastikan pihaknya sedang melakukan penjajakan pemain.
"Kita berusaha menambah pemain yang terbaik, tapi saya nggak bisa umumkan si A, si B, si C . Sabar aja, pasti nanti kalau udah ada rilis resmi pasti nanti disebar, nggak mungkin lah kita tertutup," ungkapnya.
"Saat ini sedang penjajakan dengan pemain. Yang kita kita butuhkan untuk mencapai target yang dicanangkan oleh manajemen," sambungnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Kinantan Medan Indonesia, Arifuddin Maulana Basri mengaku pihaknya sedang mencari pemain lokal dan juga pemain asing. Hal itu guna untuk mencapai target promosi ke Liga 1 musim depan.
"Pastinya kita akan menambah jumlah skuat pemain karena yang pertama, target kita lolos, bukan hanya lolos grup tapi kita harus lolos ke Liga 1. Untuk putaran kedua kita akan cari beberapa pemain-pemain baik itu lokal atau asing yang memang mungkin untuk memperkuat tim ini," cetusnya.
Baca Juga: Rosan Roeslani Mundur dari Wamen BUMN, Ini Sosok Penggantinya
Selain itu, pihaknya sedang melakukan perombakan tim. Menurut Afifuddin, lobi-lobi pemain sedang dilakukan dengan senyap untuk mendapatkan pemain yang sesuai.
"Yang pastinya kita tidak akan tinggal diam, mungkin kita (terlihat) agak ketinggalan sedikit, terlihat tanpa ada pergerakan. Tapi kan bergerak dalam senyap itu tidak apa-apa. Karena juga dalam melakukan lobi-lobi pemain bola ini tidak boleh grasak grusuk (gegabah) karena semuanya ada hal yang harus dijaga. Ada beberapa pemain yang akan kita datangkan, karena kita menargetkan akan melanjutkan putaran kedua dengan tren yang lebih positif," katanya.
Berita Terkait
-
PSMS Medan Rombak Skuad Tatap Putaran Kedua Liga 2
-
Menuju Putaran Kedua Liga 2, PSMS Medan Isyaratkan Rombak Tim Besar-besaran
-
PSMS Medan Kena Sanksi Denda Rp 12,5 Juta, Imbas Suporter Hadir di Markas PSPS Riau
-
Rebut Poin di Markas PSMS Medan, Sriwijaya FC Diguyur Bonus Calon Presiden
-
Cedera Bahu, Kim Jin-sung Terancam Absen Bela PSMS Medan?
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
D'Kambodja Heritage, Nostalgia Rasa yang Mengangkat Wisata Kuliner Semarang Bersama BRI
-
Kasus Amsal Sitepu Akan Dibahas Komisi III DPR RI Besok, Rapat Digelar untuk Sikapi Desakan Publik
-
Promo Pre-Order Samsung Galaxy S26 Series Dapat Halo+ hingga Kuota Besar
-
Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran 17,8 Kg Ganja, Pria Asal Sumut Ditangkap
-
Air Mata Amsal Sitepu Didakwa Mark Up Video Profil Desa: Hukum Negara Kita Sedang Tak Baik-baik Saja