Scroll untuk membaca artikel
Suhardiman
Jum'at, 27 Oktober 2023 | 12:26 WIB
Komika Bintang Emon. (Instagram @bintangemon)

SuaraSumut.id - Komika Bintang Emon buka suara soal Pilpres 2024 yang sebentar lagi akan berlangsung di Indonesia. Ia mengajak publik untuk tetap kritis dalam menyikapi janji-janji yang disampaikan capres dan cawapres.

Hal ini disampaikan Bintang lewat unggahan video di akun instagram-nya @bintangemon, dilihat Jumat (27/10/2023). Dirinya mengatakan publik dihadapkan pilihan politik yang tidak menarik, sehingga membuat bingung.

"Seakan-akan hidup kita tuh udah gak ada masalah, sampai kita harus dihadapkan Pilpres yang membingungkan, membingungkannya bukan yang kita bingung pilih yang bagus apa yang ini apa yang akan bawa Indonesia no... no... no...," katanya.

"Bingungnya tuh kayak mana nih yang dosanya masih bisa kuterima, yang mana maksud gua kalau lu kompetitif, kompetitif yang bagus-bagusnya. Kenapa pada numpuk semuanya si jeleknya ya Allah," sambungnya.

Baca Juga: Ulasan My Deepest Secret: Setiap Orang Memiliki Sisi Gelapnya Masing-Masing

Bintang Emon meminta agar publik tetap mengedepankan pemikiran kritis sebelum menjatuhkan pilihan. Bukan karena terlihat karena image yang baik semata.

"Stay safe teman-teman ya bahaya di depan nih. Stay safe stay mikir stay kritis gitu. Ah tapi dia baik Tang, lucu? mbak, mas e jangankan jadi presiden, orang minjem cepek (uang) juga pasti baik-baik ye," ungkapnya.

Selain itu, Bintang juga meminta agar masyarakat tidak menelan mentah-mentah obral janji politisi.

"Tetap tenang ye, jangan gampang kemakan janji, jangan ditelen mentah-mentah janji itu ye. Karena mereka mah walau gak nepatinya janjinya gak bakal dipenjara," sebutnya.

"Kalau kita kerja nih ngelanggar kontrak ada hukumannya, dia mah gak ada, pada gak ada, bebas dia bikin janji itu," tambahnya.

Baca Juga: Profil dan Biodata FX Hadi Rudyatmo, DPC PDIP Solo yang Diduga Sindir Gibran

Dirinya juga menyindir politisi yang bikin janji gak masuk akal yakni dengan membuat BBM gratis. Menurutnya, janji itu tidak masuk akal.

Load More