SuaraSumut.id - Polisi menangkap komplotan pelaku kejahatan pencurian dengan kekerasan atau begal di Medan. Sumatera Utara (Sumut). Dalam aksinya, pelaku menuduh korban sebagai pelaku pencurian.
Ada empat pelaku yang ditangkap yaitu JRT alias Ucok (20), JN (21), KMJS (22) dan JVS (18). Keempatnya merupakan warga Desa Marindal II, Kecamatan Patumbak.
Kapolsek Patumbak Kompol Faidir Chan mengatakan peristiwa terjadi di Jalan Sisingamangaraja, Medan, tepat di bawah flyover Amplas, Selasa 7 November 2023 dini hari.
Saat itu, korban Jon Moresta Sitepu (34) mengendarai sepeda motor dari arah Tanjung Morawa menuju Medan. Sesampainya di lokasi kejadian, tiba-tiba ada dua orang yang berlari menyeberang jalan.
"Lalu korban menghentikan motornya. Tak lama kemudian pelaku berlari dan mengatakan korban adalah pelaku pencurian motor milik JRT," kata Faidir kepada SuaraSumut.id, Rabu (8/11/2023).
Setelah menuduh Jon pelaku pencurian, kata Faidir, korban lalu diancam akan dibawa ke kantor polisi. Korban pun menuruti saat pelaku membawanya ke kantor polisi.
"Ternyata pelaku membawa korban ke sebuah gudang kosong di Jalan Dame," ungkapnya.
Di sana korban diancam hingga sepeda motornya dibawa kabur bersama STNK. Bahkan pelaku memaksa korban menyerahkan uang Rp 10 juta sebagai tanda perdamaian.
"Pelaku menginginkan surat-surat kepemilikan korban, dan istri korban datang dengan hanya membawa STNK Honda Vario tersebut," cetus Faidir.
"Salah satu orangtua pelaku juga datang untuk menahan sepeda motor itu karna ia ingin damai dengan meminta Rp 10 juta. Pelaku menyuruh Korban untuk pulang dan mencari uang tersebut bersama istri korban," sambungnya.
Korban yang menyadari telah dirampok kemudian membuat laporan ke Polsek Patumbak. Polisi yang menerima laporan itu bergerak cepat dengan menangkap pelaku.
"Mereka ditangkap di rumah dan kos-kosan. Barang bukti yang turut kita amankan sepeda motor korban," jelasnya.
Keempat pelaku dikenakan Pasal 365 Kuhpidana dengan ancaman hukuman 7 tahun kurungan penjara.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Densus 88: 70 Anak Terjerat Grup 'True Crime', Berawal dari Bullying dan Broken Home
-
Balita 4 Tahun Kena Peluru Nyasar Tawuran di Medan, KemenPPPA: Ini Ancaman Nyata Bagi Anak
-
Demo di Depan Kedubes AS Sempat Buat Lalu Lintas Tersendat
-
Lawan Aksi Pencurian Besi, Pramono Anung Resmikan Dua JPO 'Anti Maling' di Jakarta
-
Tuntut Revisi UMSK 2026, Buruh Kritik Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi: Hentikan Pencitraan di Medsos
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
4 Pilihan Mobil Bekas Keluarga di Tahun 2026, Nyaman, Irit, dan Bernilai Tinggi
-
3 Mobil Bekas Honda Cocok untuk Anak Muda-Orang Tua, Solusi Kendaraan Serbaguna Penjembatan Generasi
-
Puluhan Korban Bencana Sumut Belum Ditemukan, 126 Orang Luka-luka
-
Rumah Korban Banjir Pidie Jaya Masih Tertimbun Lumpur, Ini Harapan Warga
-
Korban Meninggal Bencana Sumut Tembus 374 Orang, Terbanyak di Tapanuli Tengah!