- Banjir bandang dan longsor akhir November 2025 di Tapsel sebabkan lumpuh akses jalan desa.
- Lumpur tebal menutupi puluhan hektare kebun sawit warga sehingga menghambat panen.
- Warga Bandar Tarutung mengharapkan penimbunan badan jalan sepanjang 300 meter untuk normalisasi akses.
SuaraSumut.id - Warga Desa Bandar Tarutung, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, hingga kini masih berjuang mengatasi dampak banjir bandang dan longsor yang terjadi pada akhir November 2025 lalu.
Salah satu dampak terparah adalah genangan air bercampur lumpur yang menutup badan jalan desa, menyebabkan akses transportasi lumpuh dan aktivitas ekonomi masyarakat tersendat.
Upaya swadaya terus dilakukan warga dengan menyedot genangan air menggunakan mesin dompeng. Namun, hasilnya belum signifikan.
Menurut Kepala Desa Bandar Tarutung, H. Sulhan Sihombing, genangan berasal dari luapan Sungai Malombu, Sungai Sangkunur, dan Sungai Batang Toru diperparah kondisi bahu jalan yang lebih tinggi dari badan jalan sehingga air sulit surut.
Genangan air dan lumpur terjadi sejak banjir bandang dan longsor melanda wilayah tersebut dan hingga kini belum sepenuhnya tertangani.
"Selain melumpuhkan akses jalan, puluhan hektare kebun sawit warga tidak dapat dipanen akibat tebalnya sedimentasi lumpur yang menutupi lahan perkebunan," katanya melansir Antara, Minggu, 18 Januari 2026.
Selain itu, warga juga kesulitan berbelanja kebutuhan sehari-hari karena kendaraan roda dua maupun roda empat sulit melintas di jalan licin berlumpur.
"Kondisi tersebut berdampak langsung pada aktivitas ekonomi masyarakat Desa Bandar Tarutung yang hingga kini belum pulih," ujarnya.
Warga berharap adanya penimbunan badan jalan sepanjang sekitar 300 meter agar akses utama desa dapat kembali dilalui kendaraan.
"Sementara itu, genangan di Dusun Malako sekitar SD Inpres Bandar Tarutung mulai mengering setelah dilakukan pengorekan kanal di wilayah tersebut," katanya.
Berita Terkait
-
Dua Bulan Pascabanjir, Instalasi Farmasi RSUD Aceh Tamiang Mulai Pulih Bertahap
-
Banjir Rendam Tol Sedyatmo, Polisi Alihkan Arus Lalin Menuju Bandara Soekarno-Hatta
-
Rel Terendam Banjir, Ini Daftar 38 Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan
-
Antisipasi Banjir Rob hingga 20 Januari, Ancol Siagakan 68 Pompa Air
-
Kerugian Ekologis dan Ancaman Ekonomi: PETI Jadi Pemicu Utama Banjir Bandang di Pohuwato
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 4 Mobil Keluarga Bekas 50 Jutaan: Mesin Awet, Cocok Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
Pilihan
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
Terkini
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja
-
Warga Bandar Tarutung Tapsel Berjuang Atasi Jalan Berlumpur Pascabanjir, Aktivitas Ekonomi Tersendat
-
Kapolda Aceh Ngaku Tak Tahu Motif Anggota Brimob Gabung Tentara Bayaran Rusia
-
8 Jembatan Bailey Dibangun di Aceh Timur Pascabencana