SuaraSumut.id - Nasib tragis dialami seorang bocah perempuan bernama Syakila (12) di Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).
Saat sedang bergembira merayakan ulang tahun bersama teman-temannya di pinggir sungai, Syakila malah hanyut disapu arus sungai. Teman-temannya, berusaha menolong namun bocah perempuan itu tetap tak terselamatkan.
Basarnas Medan yang mendapat laporan adanya kejadian ini kemudian turun ke lokasi untuk mencari keberadaan korban yang hanyut.
"Korban sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, berjarak sekitar 3 km dari lokasi awal korban terpeleset," kata Kepala Basarnas Medan Budiono ketika dikonfirmasi SuaraSumut.id, Jumat (24/11/2023).
Ia menjelaskan pihaknya telah mengevakuasi bocah perempuan tersebut dan menyerahkannya kepada keluarga korban untuk selanjutnya dimakamkan.
Budiono melanjutkan kronologi kejadian ini bermula ketika korban merayakan ulang tahun yang ke-12 bersama teman-temannya di pinggir sungai di Desa Kolam, Deli Serdang, Selasa (21/11/2023) sore kemarin.
"Korban mau mencuci kakinya yang kotor di pinggir sungai. Namun pada saat mencuci kakinya, korban terpeleset dan hanyut terbawa arus sungai," ungkapnya.
Masyarakat sekitar, kata Budiono, sempat melakukan pencarian namun korban belum berhasil ditemukan selanjutnya langsung melaporkan kejadian tersebut ke Kantor SAR Medan via handphone guna meminta bantuan SAR.
"Pencarian dengan melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai mulai dari lokasi awal korban hanyut menuju hilir sungai menggunakan perahu LCR dan perahu rafting," ungkapnya.
Selain itu, masih Budiono menuturkan pencarian juga dengan menggunakan alat pendeteksi sonar dibawah air yaitu Aqua Eyes dan Underwater Searching Device (UWSD) serta dengan cara scouting darat di sepanjang bibir sungai.
"Hingga hari ketiga korban berhasil ditemukan pada siang hari," tukasnya.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
9 Fakta dan Kronologi Kecelakaan di Singapura yang Menewaskan Bocah WNI Usia 6 Tahun
-
Penuh Belatung, RS Polri Ungkap Luka-luka Mengerikan Kasus Bocah Membusuk di Indekos Penjaringan
-
Bocah Perempuan Diikat-Disundut Rokok, Bapak dan Anak di Palas Jadi Tersangka
-
7 Fakta Bocah Perempuan Disiksa di Padang Lawas: Diikat dan Disundut Rokok, Dituduh Curi Jajanan!
-
Dilarang Sekolah, Bocah Perempuan Afghanistan Dipaksa Jadi Penenun Karpet
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
BEM USU Gelar Demo di DPRD Sumut Besok, Usung 6 Tuntutan
-
Keluarga Merasa Janggal, Ekshumasi Jenazah Steven Sitorus di Toba Dilakukan
-
ASUS ExpertBook Ultra, Laptop Flagship Baru untuk Profesional
-
Viral 'Rayap Besi' di Medan Nekat Tantang Polisi Duel, Tak Terima Ditegur Curi Kabel
-
Komisi XIII DPR RI Dorong Penguatan Pengawasan Keimigrasian Sumut dan Rencana Kantor Baru