SuaraSumut.id - Bank OCBC NISP memperkenalkan 'OCBC' sebagai merek dan logo terbaru yang efektif sejak 14 November 2023 di seluruh Indonesia, termasuk di Kota Medan.
Seperti diketahui, logo OCBC Indonesia terakhir kali diperbaharui pada 2008, sejalan dengan OCBC Bank yang menjadi pemegang saham mayoritas.
Jenny Hartanto, National Network Head OCBC Indonesia mengatakan perubahan merek dan logo ini bagian dari upaya untuk memberikan layanan dan inovasi yang semakin komprehensif dan berkesinambungan.
"Kita mengajak nasabah untuk naik level ke tingkat global melalui produk dan layanan yang semakin komprehensif, dengan kapabilitas global dan nilai lokal," katanya, Senin (27/11/2023).
Dirinya mengatakan OCBC bukan pendatang baru di dunia perbankan Indonesia. Dengan pengalaman lebih dari 82 tahun, OCBC Indonesia terus berinovasi untuk menjawab kebutuhan finansial masyarakat melalui produk dan layanan perbankan yang komprehensif.
"Kita terus memperkuat komitmen untuk menjadi mitra tepercaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia," ungkapnya.
Meri Suriani, Region Head OCBC Indonesia menjelaskan dengan unified brand ini, OCBC fokus untuk memberikan layanan baik retail lintas segmen dan juga bisnis melalui berbagai program khusus guna mewujudkan aspirasi keuangan nasabah baik untuk individu maupun bisnis.
"Di Medan, kami memiliki kantor cabang dengan konsep Premium Guest House (PGH). Di mana layanan perbankan diberikan dengan konsep premium yang lebih akrab dan hangat bersama Premier Banking Manager yang kompeten dan area transaksi yang nyaman, agar nasabah mendapatkan pengalaman perbankan yang semakin komprehensif," jelasnya.
Penawaran spesial bagi nasabah
Penguatan sinergi dan konektivitas dengan OCBC Group ini juga memberikan manfaat lebih banyak bagi nasabah individu maupun bisnis. Adapun berbagai fitur dan benefit yang dapat dirasakan para nasabah yaitu penawaran diskon hingga 50 persen di berbagai merchant terkemuka, di dalam dan luar negeri.
Program spesial berhadiah tiket pesawat apa saja setiap bulan dengan bertransaksi di luar negeri menggunakan kartu kredit OCBC, bebas biaya tarik tunai melalui ATM OCBC di Indonesia, Singapura, Malaysia dan Hong Kong.
Ada pula tarik tunai tanpa konversi (langsung debit dari rekening valas) di ATM luar negeri untuk 11 mata uang asing dengan kartu global debit. Kemudian cashback hingga Rp 6 juta khusus untuk nasabah premier banking, periode program 14 November 2023-30 Juni 2024.
Berita Terkait
-
Port FC Petik Tiga Poin, Sarawut Treephan Sebut Kemenangan atas PSMS Jadi Modal Penting
-
OJK Kebut Merger BPR, 200 Lebih Bank Masih Antre Konsolidasi
-
Industri Ritel Makin Ketat, FamilyMart Putar Otak Dongkrak Strategi Bisnis
-
Bisnis Agen Logistik Kian Dilirik Anak Muda, Modal Mulai Rp10 Juta
-
CLIK Kenalkan Skor Prediktif, Bank Kini Bisa Deteksi Calon Peminjam 3 Bulan Lebih Awal
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove
-
Oknum Guru di Tanjungbalai Bantah Bawa Siswa SD ke Rumah untuk Dilecehkan Suami
-
Gasak Motor-Uang dari Rumah Warga, Maling di Deli Serdang Ditembak
-
Suami Guru di Tanjungbalai Jadi Tersangka Kasus Pencabulan, Terancam 9 Tahun Penjara
-
Heboh Siswa PIP Naik Ambulans, BNI Tegaskan Bukan Arahan Petugas