SuaraSumut.id - Komite Disiplin PSSI menjatuhkan hukuman kepada salah satu ofisial PSMS Medan, Yongky Alexander Ritonga. Dirinya dinilai terlibat keributan dengan ofisial Persiraja Banda Aceh.
Yongky dihukum berupa larangan berpartisipasi dalam 2 laga PSMS Medan. Selain itu, ia juga dikenakan denda sebesar Rp 37,5 juta.
Hukuman itu diketahui dari pengumuman di situs PSSI. Keputusan itu merupakan hasil sidang Komite Disiplin PSSI pada 21 November 2023.
"Jenis pelanggaran: terlibat keributan dengan ofisial Persiraja Aceh sehingga ofisial lainnya terprovokasi," tertulis di situs PSSI dilihat Selasa (28/11/2023).
"Hukuman: larangan berpartisipasi dalam pertandingan sebanyak 2 pertandingan, denda Rp 37.500.000," sambungnya.
Selain Yongky, ofisial Persiraja Banda Aceh Iswahyudi juga mendapat hukuman.
Dirinya dinilai terlibat keributan dengan ofisial PSMS Medan sehingga ofisial lainnya terprovokasi.
Iswahyudi dilarang berpartisipasi dalam 2 pertandingan. Dirinya juga kena sanksi denda sebesar Rp 37,5 juta.
"Hukuman: larangan berpartisipasi dalam pertandingan sebanyak 2 pertandingan; denda Rp 37.500.000," tulisnya.
Diberitakan, laga PSMS vs Persiraja yang berlangsung di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, berakhir imbang 0-0.
Laga itu berakhir dengan insiden kekerasan yang diterima skuad PSMS. Usai pertandingan, pemain PSMS Medan sempat tertahan di lapangan.
Para pemain dilempari dengan botol air mineral hingga pemain PSMS Rachmad Hidayat mengalami penganiayaan.
Selain itu, mantan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang ikut hadir juga menjadi sasaran intimidasi.
Tim Ayam Kinantan baru bisa kembali ke penginapan sekitar pukul 01.00 WIB atau dua jam usai laga berakhir.
Berita Terkait
-
Gianni Infantino Mau Dilengserkan, Bisakah Erick Thohir Jadi Calon Presiden FIFA?
-
Timnas Indonesia Tanpa Pesawat Carter di Piala AFF 2026, Sumardji Jamin Fasilitas Tetap Maksimal
-
Resmi Jadi WNI, Mitchell Baker Siap Perkuat Timnas Indonesia, Erick Thohir Beri Pesan Tegas
-
Mimpi Prabowo Bisa Terwujud? FIFA Buka Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
-
Gothia Cup 2026: Akademi Persib Cimahi Bidik Back to Back Juara
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Gempa Guncang Gayo Lues Aceh
-
Prabowo Berencana Bentuk Dewan Pengawas BGN, Nanik Diminta Jadi Ketua
-
Eksekusi Cambuk di Simeulue, Dua Terhukum Jalani Hukuman di Depan Umum
-
JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Target Harga Tembus Rp3.400
-
Korban Ketiga Ledakan Rumah Mewah di Medan Ditemukan, Total 3 Tewas