"Petugas kami mendapatkan tantangan, ada petugas kami yang coba dihalang-halangi oleh oknum, kami gak tahu oknumnya siapa kami gak kenal karena gak memakai atribut," jelasnya.
Berdasarkan pendataan dari PLN, ada sekitar 70 titik lokasi penambangan bitcoin yang diduga mencuri listrik.
"Ada 70 titik tersebar di Medan, Delitua dan Pancur Batu," cetusnya.
Yasmir menyampaikan PLN menemukan pencurian daya listrik sekitar 60 MPH di 70 titik tersebut.
"Sekitar 60 MPH itu digunakan mereka dalam satu titik itu, kami taksir estimasi penggunaan 60 MPH itu bisa jadi Rp 70 sampai Rp 80 juta per bulan per titik, ini dilakukan perusahaan. Kalau dari aduan masyarakat sejak bulan 5 terjadi pencurian listrik bisa jadi iya," katanya.
Meski demikian, Yasmir menekankan pihaknya saat ini sedang melakukan srategi untuk menertibkan pencurian listrik terkait penambangan bitcoin ini.
"Secara reguler kita menyusun strategi, schedule agar pelaksanaannya bisa betul-betul terlaksana," tukasnya.
Apa itu penambangan bitcoin?
Dihimpun SuaraSumut.id, penambangan bitcoin adalah proses verifikasi transaksi bitcoin pada blockchain dan pembuatan bitcoin baru. Penambangan dilakukan dengan menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak untuk menghasilkan nomor kriptografi yang cocok dengan persyaratan tertentu.
Penambangan bitcoin juga memverifikasi transaksi pada blockchain dan memastikan bahwa blockchain berfungsi dengan lancar dan dapat memproses dan memverifikasi transaksi.
Penambangan bitcoin menggunakan jumlah energi yang sangat besar dan kontroversial karena hal ini. Meskipun nilainya besar, menambang bitcoin tidak mudah dan membutuhkan waktu yang panjang. Penambangan bitcoin dilakukan oleh perusahaan penambangan besar yang menjalankan kolam penambangan yang tersebar.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Final Four Proliga 2026: Gresik Phonska Plus Tumbangkan Jakarta Electric PLN 3-0
-
Djordje Jovicic Gemilang, Satria Muda Pertamina Bandung Jungkalkan Rajawali Medan
-
Final Four Proliga 2026: Jakarta Electric PLN Mobile Tumbangkan Juara Bertahan
-
Divonis Bebas, Amsal Sitepu Apresiasi Dukungan Pejuang Ekonomi Kreatif
-
Mudik Lebaran 2026: Penggunaan SPKLU PLN Melonjak 4 Kali Lipat
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Kecelakaan di Padangsidimpuan, Pengendara Betor Tewas Usai Tabrakan dengan Bus ALS
-
Tips Jitu Smart Spending untuk Gaya Hidup Hemat di Era Digital
-
Kayu Hanyutan Banjir di Aceh-Sumut Dimanfaatkan Jadi Material Huntara Warga Terdampak Bencana
-
Eks Kadis BPSDM Aceh jadi Tersangka Korupsi Beasiswa dan Ditahan
-
Senyum Amsal Sitepu Saat Tiba di DPR Usai Divonis Bebas Kasus Video Profil Desa