- Peserta Didik Sespimmen Polri Dikreg 66 melaksanakan Kuliah Kerja Profesi di Medan pada 18 hingga 22 Mei 2026.
- Kegiatan ini bertujuan mengasah kemampuan kepemimpinan transformatif peserta didik dalam mendukung program strategis nasional serta stabilitas keamanan.
- Rangkaian kegiatan mencakup kunjungan ke berbagai instansi pemerintahan serta aksi bakti sosial untuk mempererat hubungan dengan masyarakat.
SuaraSumut.id - Kota Medan, Sumatera Utara, resmi menjadi lokasi pelaksanaan Kuliah Kerja Profesi (KKP) Peserta Didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Dikreg 66 Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung pada 18 hingga 22 Mei 2026 ini merupakan bagian krusial dari proses pembelajaran lapangan untuk mengasah kemampuan kepemimpinan strategis dan manajerial para calon pimpinan Polri di masa depan.
Kedatangan rombongan peserta didik beserta pendamping disambut langsung oleh Kapolda Sumatera Utara, Irjen Whisnu Hermawan Februanto.
Dalam sambutannya, Whisnu menyampaikan apresiasi tinggi atas dipilihnya wilayah Sumatera Utara sebagai lokus KKP.
"Saya berharap kegiatan tersebut mampu memberikan pengalaman empiris kepada para peserta didik dalam memahami dinamika tugas kepolisian, baik di wilayah perkotaan maupun dalam koordinasi lintas sektor pemerintahan," kata Whisnu, Rabu, 20 Mei 2026.
Tahun ini, KKP Sespimmen Polri mengusung tema strategis 'Penguatan Kepemimpinan Transformatif Tingkat Menengah dalam Mendukung Program Kedaulatan Pangan, Energi dan Ekonomi Inklusif Menuju Indonesia Emas'.
Tema ini menitikberatkan pada pentingnya kolaborasi lintas instansi untuk menyukseskan program strategis nasional sekaligus menjaga stabilitas kamtibmas.
Selama lima hari di Medan, para peserta didik melakukan kunjungan intensif ke berbagai instansi guna memperoleh gambaran komprehensif mengenai tata kelola keamanan dan pemerintahan:
- Polrestabes Medan: Pendalaman materi terkait pengelolaan keamanan wilayah perkotaan serta pelayanan publik kepolisian.
- Pemerintah Kota Medan: Pertemuan dengan Rica Tri Putra untuk membahas sinergitas pemko dan Polri dalam mendukung pembangunan daerah serta penguatan ekonomi inklusif.
- DPRD Kota Medan: Mendalami peran legislatif dalam mendukung kebijakan pembangunan, pengawasan pemerintahan, dan menjaga stabilitas sosial.
- Kodim 0201/Medan: Penguatan sinergitas TNI-Polri sebagai pilar utama stabilitas keamanan nasional.
- Kejaksaan Negeri Medan: Koordinasi antar-aparat penegak hukum demi mewujudkan penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan.
Selain instansi pemerintahan dan hukum, rombongan juga mengunjungi SPPG YKKB Medan. Widyaiswara Kepolisian Utama TK II Sespim Lemdiklat Polri, Brigjen Mardiaz Kusin Dwihananto, menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan melihat langsung implementasi program pemberdayaan masyarakat dan penguatan sektor pangan lokal.
"Tidak hanya berfokus pada agenda akademik, rangkaian KKP Dikreg 66 ini diisi dengan aksi nyata kepedulian sosial di kawasan Kampung Kubur, Kota Medan. Kegiatan bakti sosial ini menjadi wujud implementasi kepemimpinan humanis yang bertujuan mendekatkan Polri dengan masyarakat," ucap Mardiaz.
Berita Terkait
-
Misteri Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Propam Dalami Peran Brigadir IH
-
Piala Presiden 2026: Persija Bisa Tersingkir Meski Bantai PSMS Medan
-
Piala Presiden 2026: Persebaya Pastikan Tiket Semifinal usai Tekuk PSMS
-
Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persebaya Tantang PSMS demi Tiket Semifinal
-
Port FC Petik Tiga Poin, Sarawut Treephan Sebut Kemenangan atas PSMS Jadi Modal Penting
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Remaja Pemilik Akun Geng Motor di Medan Diamankan, Polisi Sita Celurit
-
Enam Penghargaan Internasional Diraih BRI Group, Kinerja hingga Transformasi Jadi Sorotan
-
Transaksi Qlola Capai Rp8.799 Triliun, BRI Perkenalkan Tampilan Baru
-
Imigrasi Sumut Tingkatkan Pengawasan Sampai ke Desa, Pimpasa Jadi Garda Pencegahan TPPO dan TPPM
-
Kejar-kejaran Bak Film Action, Polisi Gagalkan Pengiriman 93 Kg Ganja di Medan