- Dinas Perkebunan dan Peternakan Aceh Timur mendata 2.428 ekor hewan kurban untuk perayaan Idul Adha tahun 2026.
- Kecamatan Idi Rayeuk menjadi wilayah dengan jumlah persediaan hewan kurban terbanyak dibandingkan wilayah lainnya di Aceh Timur.
- Pemerintah memastikan kesehatan hewan kurban melalui pemeriksaan rutin untuk menjamin kelayakan konsumsi sesuai dengan syariat Islam.
SuaraSumut.id - Umat Islam sebentar lagi akan merayakan Idul Adha 2026. Momen ini memiliki makna penting bagi umat Islam, karena menjadi simbol keikhlasan dan pengorbanan melalui penyembelihan hewan kurban.
Di Aceh Timur, persediaan hewan ternak untuk kurban tahun ini tercatat mencapai 2.428 ekor. Dari jumlah tersebut, hewan kurban terbanyak sapi mencapai 1.062 ekor, kambing 900 ekor, domba 457 ekor, serta kerbau sebanyak sembilan ekor.
"Data ini merupakan hasil pendataan persediaan ternak kurban di seluruh kecamatan di Kabupaten Aceh Timur menjelang Idul Adha 1447 Hijriah atau 2026 Masehi," kata Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Timur Murdhani, melansir Antara, Rabu, 20 Mei 2026.
Ia mengatakan Kecamatan Idi Rayeuk menjadi wilayah dengan jumlah persediaan hewan kurban terbanyak, yakni mencapai 253 ekor. Jumlah tersebut terdiri dari 77 ekor sapi, 110 ekor kambing, dan 66 ekor domba.
Kecamatan Julok tercatat memiliki persediaan ternak cukup tinggi dengan total 244 ekor, terdiri dari 86 ekor sapi, 62 ekor kambing, dan 96 ekor domba.
Sementara itu, Kecamatan Pante Bidari dengan jumlah 205 ekor hewan ternak kurban, terdiri dari 64 ekor sapi, 91 ekor kambing, dan 50 ekor domba. Kecamatan Indra Makmu dengan persediaan mencapai 184 ekor.
Kemudian, Kecamatan Birem Bayeun sebanyak 183 ekor dan Kecamatan Madat mencapai 182 ekor, Kecamatan Ranto Peureulak menjadi wilayah dengan persediaan ternak kurban paling sedikit, yakni hanya 14 ekor sapi.
"Sedangkan persediaan ternak meugang, Kecamatan Peureulak tercatat menjadi wilayah dengan jumlah terbanyak mencapai 189 ekor, disusul Kecamatan Julok sebanyak 156 ekor, dan Kecamatan Madat sebanyak 92 ekor," ujarnya.
Pihaknya juga terus mengawasi kesehatan hewan guna memastikan seluruh ternak yang akan disembelih pada saat meugang maupun hari raya kurban memenuhi syarat kesehatan dan syariat Islam.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan hewan kurban dilakukan secara bertahap oleh petugas lapangan, baik sebelum maupun sesudah penyembelihan.
"Kami memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat, cukup umur, tidak cacat, dan layak untuk dikurbankan serta dikonsumsi masyarakat," kata Murdhani.
Peningkatan kebutuhan hewan kurban setiap tahun turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian peternak lokal di Kabupaten Aceh Timur.
Berita Terkait
-
Kemenag: Jumlah Hewan Kurban Iduladha 2026 Tembus 2 Juta Ekor
-
Idul Adha Berdarah di Gaza! Drone Israel Tewaskan Dokter Senior dan Warga Sipil
-
Idul Adha 1447 H, Pegadaian Distribusikan 913 Hewan Kurban untuk Masyarakat di Seluruh Indonesia
-
5 Rekomendasi Bumbu Sate untuk Daging Kurban, Makin Sedap dan Nikmat!
-
Qurban Era Digital: Bagaimana Teknologi Mengubah Tradisi Idul Adha di ASEAN
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Remaja Pemilik Akun Geng Motor di Medan Diamankan, Polisi Sita Celurit
-
Enam Penghargaan Internasional Diraih BRI Group, Kinerja hingga Transformasi Jadi Sorotan
-
Transaksi Qlola Capai Rp8.799 Triliun, BRI Perkenalkan Tampilan Baru
-
Imigrasi Sumut Tingkatkan Pengawasan Sampai ke Desa, Pimpasa Jadi Garda Pencegahan TPPO dan TPPM
-
Kejar-kejaran Bak Film Action, Polisi Gagalkan Pengiriman 93 Kg Ganja di Medan