SuaraSumut.id - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara (BBKSDA Sumut) melepasliarkan seekor Orang Utan Sumatera (Pongo Abelii) bernama Rongring ke dalam kawasan Suaka Margasatwa Siranggas, Kabupaten Pakpak Bharat.
Kepala BBKSDA Sumut, Rudianto Saragih mengatakan, pemilihan Suaka Margasatwa Siranggas sebagai rumah baru bagi Rongring karena areal tersebut merupakan habitat alami bagi Orang Utan Sumatera dan telah dilakukan survei kelayakan BBKSDA YOSL-OIC, Tahukah, dan YEL.
Setelah dilakukan pengamatan kondisi fisik, perilaku, kesehatan, dan kemampuan untuk bertahan hidup, kata dia, Rongring dinyatakan layak untuk dilepasliarkan, maka dilakukan persiapan pelepasliaran ke Suaka Margasatwa Sitanggas.
Rongring yang dalam kondisi baik dan aktif di kandang, diangkut dari PKRO Batumbelin, Sibolangit, Deli Serdang, Rabu (27/12) menuju Kota Sidikalang.
"Setibanya di lokasi, pemeriksaan kesehatan dan fisik terakhir kembali dilakukan untuk memastikannya siap dilepasliarkan. Setelah dinyatakan layak, Rongring dilepaskan ke buffer zone mengarah ke kawasan Suaka Margasatwa Siranggas," katanya, Sabtu (30/12/2023).
Rongring merupakan orang utan berjenis kelamin betina dengan berat badan 33,34 kilogram serta umur diperkirakan menjelang 30 tahun. Sebelumnya diselamatkan karena menjadi korban interaksi negatif manusia dengan satwa liar di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Sebelum dilepasliarkan, Rongring telah menjalani perawatan serta rehabilitasi di Pusat Karantina dan Rehabilitasi Orang utan (PKRO) Batu Mbelin, Sibolangit.
Saat diselamatkan dan dibawa ke PKRO pada 1 Mei 2023, Rongring dalam keadaan memprihatinkan dengan berat tubuh hanya 21,36 kilogram, ruas jari telunjuk kiri patah, perototan sangat tipis, rambut kusam, turgor kulit lengket, dan kulit kering.
Kondisinya mengalami gizi buruk karena ditemukan banyak cacing dewasa dan ditemukan peluru senapan angin sebanyak 4 buah pada tangan kanan dan kaki kanan.
Kondisi ini menyebabkan Rongring harus dilakukan perawatan secara intensif di PKRRO sebelum dilepasliarkan. (Antara)
Berita Terkait
-
Orang Utan Jennifer dan Hayato Dipertemukan, Simbol Persahabatan Indonesia-Jepang dalam Konservasi
-
Orang Utan Kalimantan Jennifer dan Hayato 'Menikah', Resepsi Unik Digelar di Jepang
-
Lepasliarkan 6 Orang Utan di Kaltim, Menhut: Tantangan Lebih Serius Lestarikan Hutan
-
Sejumlah Ibu Muda Ajarkan Cara Menyusui pada Orangutan yang Baru Melahirkan di Kebun Binatang Dublin
-
Ngeri! Orang Utan Setinggi Rumah Terlihat di Kalimantan, Bikin Warganet Bingung
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun