SuaraSumut.id - Video yang menunjukkan seorang pria babak belur dihajar warga karena diduga memeras waria pemilik salon viral di media sosial. Peristiwa disebut terjadi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut), pada Senin 8 Januari 2024.
Dilihat dari akun facebook Mandailing Natal, tampak kondisi pria itu mengalami luka di bagian wajahnya. Dalam video juga terlihat petugas kepolisian datang dan memborgol tangan pria yang dihajar warga tersebut.
Dalam narasinya disebut pria itu dihajar warga karena memeras pemilik salon. Korban yang gerah kemudian meminta pertolongan kepada warga sekitar.
"Pelaku yang diketahui merupakan preman kampung ini diduga sudah berulang ulang melakukan pemerasan ke korban yang merupakan pemilik salon yang beralamat di jalan Protokol Willem Iskander Panyabungan tepatnya di depan Bank Mandiri," ungkap pengungkap video, dilihat Rabu (10/1/2024).
Pelaku yang datang seorang diri ini berniat meminta sejumlah uang ke korbannya, karena merasa terus menerus di peras, korban akhirnya meminta pertolongan abang iparnya dan warga sekitar.
Plh Kasi Humas Polres Madina Iptu Bagus Seto ketika dikonfirmasi SuaraSumut.id membenarkan video pria diamuk warga tersebut.
"Pria yang diduga memeras tersebut sudah diamankan," ungkapnya.
Pria yang diamankan berinisial S (36). Sementara waria pemilik salon berinisial MN alias Susan (39). Dari pemeriksaan, S dan MN memiliki hubungan.
S diduga malu hubungan mereka terbongkar, lalu datang ke salon korban melakukan kekerasan dan meminta sejumlah uang kepada korban.
"Jumlah uang yang diminta pelaku bervariasi hingga Rp 1 juta," jelasnya.
Hingga akhirnya korban yang tidak tahan diperas pelaku lalu meminta pertolongan kepada warga sekitar dan kemudian menyergap S.
Pihak kepolisian yang mendapat laporan datang ke lokasi dan mengamankan S untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
"Korban juga sudah membuat laporan," tukasnya.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi
-
Muncul Kode RAMA Jatah Duit untuk Menteri, KPK Jelaskan Alasan Tak Pernah Periksa Agus Andrianto
-
Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar
-
Kuliah S3 Dibayari Bawahan, Jaksa Bongkar Silmy Karim Minta Rp50 Juta Buat Keperluan Studi di UB
-
Kesaksian Korban Salah Sasaran di Kericuhan Malioboro: Ditarik dan Dipukuli Massa Tak Dikenal
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih
-
Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara
-
Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki
-
Pengiriman 144 Balpres Ilegal dari Bandung ke Medan Digagalkan
-
Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC