SuaraSumut.id - Kebun Binatang Medan atau Medan Zoo menjadi sorotan publik usai empat ekor harimau mati dalam tiga bulan terakhir.
Informasi yang dihimpun empat harimau mati di Medan Zoo sejak bulan November 2023 hingga Januari 2024. Buruknya pengelolaan Medan Zoo serta sarana kandang tak layak diduga jadi penyebab satwa yang dilindungi itu mati.
Bukan hanya harimau, satwa-satwa lain yang berada di Medan Zoo juga dalam kondisi memprihatinkan. Tak ayal, berbagai pihak menagih keseriusan Wali Kota Medan Bobby Nasution untuk menyelamatkan hewan di Medan Zoo.
Bahkan publik sampai merujak menantu Presiden Joko Widodo atau Jokowi tersebut di media sosial (medsos). Hampir seluruh postingan Bobby akhir-akhir ini diramaikan warganet yang memintanya bertindak menyelamatkan satwa-satwa di sana.
Dilihat dari postingan terkini Bobby di instagram, Senin (29/1/2024), terlihat Bobby sedang menonton laga Piala Asia antara Indonesia vs Australia.
Namun, warganet yang terus menyoroti Medan Zoo. Mereka membanjiri kolom komentar soal kondisi memprihatinkan Kebun Binatang Medan tersebut.
"Medan Zoo pak tolongin malah nonton bola," ucap warganet.
"Harimau mati itu kau urus, sibuk deklarasi aja kau," ketus warganet.
"Sibuk x netizen minta pak wali ngurus PSMS, Medan Zoo aja terlantar apalagi ngurus PSMS yang isinya manusia semua," sindir warganet.
Namun, ada juga warganet yang mengaitkan kondisi Medan Zoo dengan politik Pilpres 2024.
"Saya pendukung paslon 02, tapi untuk kinerja bapak soal tanggapan Medan Zoo semoga tidak menjadi turunnya suara," kata warganet.
Wali Kota Medan Bobby Nasution masih merahasiakan kapan waktu efektif bagi penutupan Medan Zoo.
"Iya, mau ditutup. (Waktunya) rahasia. Yang pasti Medan Zoo ini bukan kita bicara baru-baru, justeru sudah dilihat dari beberapa tahun lalu, mulai jadi wali kota di sini," katanya.
Berita Terkait
-
Bobby Nasution Ingin Olahraga Sumut Jadi Industri Berdaya Saing
-
Bobby Nasution Terima Penghargaan, Sumut Terbaik I Implementasi Program 3 Juta Rumah
-
Gubsu Bobby Nasution Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara
-
Puluhan Tahun Menanti, Jalan Strategis di Nias Utara Akhirnya Diaspal Era Gubernur Bobby
-
Pelantikan DHD 45 Sumut, Bobby Nasution Ajak Generasi Muda Gelorakan Semangat Juang '45
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Ceria Anak Panti Sambut Kedatangan Jajaran Imigrasi Sumut
-
Semarak HUT ke-81 RI, Bandara Kualanamu Gelar Kegiatan Kemerdekaan hingga Simfoni Nusantara
-
Sadis! Mayat Sopir Taksi Online Terkapar di Kebun Tebu Deli Serdang, Polisi Selidiki
-
BSI Region Medan Catat Pertumbuhan Tabungan Emas 444 Persen
-
SPPG di Karo Disuspend Buntut Ratusan Siswa Keracunan MBG, Kepala SPPG Diperiksa