SuaraSumut.id - Pelaku pencurian 33 unit baseband tower milik PT Telkomsel di Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara (Sumut), ditangkap polisi.
Baseband adalah alat yang digunakan di setiap tower yang tujuannya untuk metode penggunaan media komunikasi yang frekwensinya dilewatkan melalui suatu pembawa mengalirantarkan data.
Dalam proses penangkapan terhadap Sabar Parningotan Simatupang (35), sempat terjadi aksi kejar-kejaran hingga akhirnya mobil yang dikemudikan pelaku pun terjun ke kolam ikan yang ada di jalan.
"Pelaku ditangkap di Desa Sibaragas, Kecamatan Pagaran, saat hendak melarikan diri setelah mencuri Baseband tower milik PT Telkomsel di 2 tempat," kata Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak kepada SuaraSumut.id, Jumat (9/2/2024).
Ia mengatakan penangkapan dilakukan atas informasi dari Team Troubleshoot (Pengawas PT Telkomsel) yang saat itu sedang mengawasi beberapa tower di wilayah Taput karena sudah sering kehilangan.
Team Troubleshoot PT Telkomsel, kata Ernis, sempat mengejar pelaku dari Desa Ranggit menuju Jalan Lintas Sumatera dengan menggunakan mobil menuju Sibolga.
"Supaya pelaku tidak bisa lolos, akhirnya mereka berkomunikasi dengan Polres Taput dan Polsek Siborongborong dan dicegat di setiap persimpangan, lalu mobil yang dikemudikan pelaku pun terjun ke kolam ikan di pinggir jalan," ujarnya.
Usai terperosok jatuh, pelaku sempat keluar dari mobilnya dan bersembunyi namun tim gabungan pun menemukan pelaku. Dari pemeriksaan pelaku mengakui sudah lima kali beraksi di wilayah Taput, mulai bulan Juni 2023 berhasil mengambil lima unit baseband tower.
Pada bulan Agustus 2023, berhasil mengambil delapan unit. Pada bulan Desember 2023, berhasil mengambil sembilan buah. Pada bulan januari 2024 berhasil mengambil lima buah dan yang terakhir Pebruari 2024 saat di tangkap berhasil enam buah.
"Total keseluruhan baseband tower milik PT Telkomsel yang dicuri oleh tersangka sebanyak 33 buah," jelasnya.
Saat melakukan pencurian, kata Ernis, pelaku bersama dengan dua rekan nya dari Sibolga yang berinisial A dan I (DPO). Namun yang terakhir kali saat ditangkap dirinya sendiri.
"Setiap melakukan pencurian tersangka selalu merental mobil untuk mempermudah aksinya," jelasnya.
Barang curian yang berhasil dicuri selama ini di jual ke kota Bekasi, seharga Rp 1,5 juta per unit baseband. Saat ini rekan pelaku dan penahnya masih dalam penyelidikan, sedangkan pelaku masih diperiksa di Polres Taput untuk pengembangan.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Konsumen Tuntut Ganti Rugi Rp140 Juta Perkara Nomor Cantik, Ini Respons Telkomsel
-
Jessica Iskandar Trauma, Kasus Pencurian Berturut-turut Terjadi di Sekitarnya
-
Bukan Fortuner atau Pajero Sport, SUV Toyota Ini Jadi Incaran Favorit Maling di Negara Asalnya
-
Cara Dapatkan Bonus Paket Data, WeTV, dan Catchplay dengan Telkomsel
-
Telkom dan Telkomsel Mulai Pakai Teknologi AI Meta
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
Pemprov Sumut Target Peremajaan Sawit Rakyat 11.000 Hektare, Ini Alasannya
-
Banjir Rendam Ratusan Rumah di Aceh Selatan, 644 Warga Terdampak
-
Perwira Polisi di Labusel Sumut Dituding Pesta Narkoba saat Lebaran 2025, Ini Faktanya
-
KAI Tambah Kursi Penumpang Rute Medan-Rantau Prapat untuk Arus Balik Lebaran 2025
-
Viral Sepeda Motor Masuk Tol Medan-Kualanamu, Pengendara Mengaku Ikuti Maps