SuaraSumut.id - Wakapolda Sumut Brigjen Rony Samtana menjadi sorotan publik karena fotonya yang dinarasikan mengumpulkan camat dan kades usai Pemilu 2024 beredar di media sosial.
Foto itu diunggah oleh akun X @BosPurwa pada Selasa 20 Februari 2024. Dalam foto terlihat Brigjen Rony Samtana yang memakai baju dinas sedang memimpin sebuah rapat.
Terlihat juga sejumlah orang berada di dalam ruangan, seperti Kapolresta Deli Serdang Kombes Raphael Sandhy Cahya Priambodo dan Kompol Teuku Fathir.
Selain itu, ada juga sejumlah orang yang memakai baju dinas berwarna cokelat. Pertemuan itu disebut dilakukan usai Pemilu 2024.
"Pak Kapolri @ListyoSigitP, izin bertanya, kalo kades sama camat dikumpulkan di ruangan wakapolda itu dalam rangka koordinasi apa yak? Gak enak lho Pak, soalnya tepat saatnya dengan pleno kecamatan untuk DPR RI sebagian dihentikan," tulis pemilik akun seperti dilihat, Rabu 21 Februari 2024.
Terkait beredarnya foto yang dinarasikan Wakapolda mengumpulkan camat dan kades usai Pemilu 2024 tersebut, Polda Sumut memberikan penjelasan.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi membantah kalau foto tersebut rapat terkait Pemilu 2024. Dirinya meluruskan bahwa rapat itu terkait ganti rugi tanah di Bendungan Lausimeme, Deli Serdang.
Rapat yang dipimpin Wakapolda Sumut itu, kata Hadi, berlangsung pada Selasa 20 Februari 2024.
"Menindaklanjuti rapat di kantor gubernur terkait keberlanjutan proyek strategis nasional berada di Kecamatan Biru-biru," katanya.
Hadi mengatakan rapat dipimpin Wakapolda Brigjen Rony Samtana dan turut dadir Dirkrimsus Polda Sumut dan Kasubdit Tipikor, Kapolresta Deli Serdang dan Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang.
Kemudian turut hadir Kepala Balai Wilayah Sungai Sumut II Muhammad Firman, Kasatker Bendungan Maruli Simatupang, PPK Bendungan David Sanjaya, PPK pengadaan Tanah Bendungan Megawati Sinurat dan Staff Indra Matondang.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Kasus Pagar Laut Dikembalikan ke Mabes Polri, Pakar Harapkan Aktor Kelas Kakap Ikut Dijerat Hukum
-
Soal Kades Klapanunggal Palak THR, Dedi Mulyadi Geram: Sama dengan Preman, Harus Diproses Hukum
-
Kronologi Kades Klapanunggal Minta Jatah Rp165 juta ke Perusahaan Berkedok THR
-
Bantah Dukung 02, Larissa Chou Tegas Tak Pernah Kampanyekan Paslon Mana Pun
-
Kades Kohod Dibidik Denda Rp 48 Miliar, Pengacara: Pernyataan Menteri KKP Tak Berdasar
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Pemprov Sumut Target Peremajaan Sawit Rakyat 11.000 Hektare, Ini Alasannya
-
Banjir Rendam Ratusan Rumah di Aceh Selatan, 644 Warga Terdampak
-
Perwira Polisi di Labusel Sumut Dituding Pesta Narkoba saat Lebaran 2025, Ini Faktanya
-
KAI Tambah Kursi Penumpang Rute Medan-Rantau Prapat untuk Arus Balik Lebaran 2025
-
Viral Sepeda Motor Masuk Tol Medan-Kualanamu, Pengendara Mengaku Ikuti Maps